Suara.com - Video seorang bule perempuan mempertanyakan bahasa di papan reklame di Indonesia beredar di media sosial Instagram. Dia bingung apa alasan iklan itu dibuat dengan bahasa inggris.
"Kenapa tidak bahasa indonesia? Kenapa yah kira-kira?" tulis akun @kepoin_trending membagikan ulang video tersebut, dikutip Jumat (10/5/2024).
Dalam video tersebut, si bule perempuan itu tampak berada di dalam mobil. Lantas, ia bercakap dengan seorang pria yang seperti menyopiri mobil tersebut.
"Kenapa bahasa inggris? Ini orang bicara bahasa Indonesia, kenapa?" tanyanya.
BACA JUGA: Arie Kriting Bahas Penganiayaan Mahasiswa Katolik Saat Doa Rosario: Junjung Toleransi Antar Umat Beragama!
Kemudian, video di arahkan ke papan iklan bertuliskan "Let's Travel the Word" dan "Space Available".
Video itu menuai reaksi beragam dari netizen. Ada yang tak mempermasalahkan hingga menyebutkan sekadar gaya-gayaan.
"Supaya keliatan berkelas," tulis salah seorang netizen.
"Pak Jokowi, pake bahas Indo di cecar, skrg papan reklame pake Inggris jg bingung," kata @myloveworld1015.
"Supaya lebih expensive," tutur @revaldo_786.
"Why not?" komentar @rini.cyrus.
"Ya Udah Besok Ganti Aja Pakai Bahasa Sanksekerta," kata @kautsarysf.
"Biar saya jawab, karena bahasa inggris bahasa internasional.. bahasa inggris bahasa yang bisa di terima di seluruh dunia, dan saat kamu bekerja di luar negeri atau tempat tinggal kamu wajib bahasa inggris terimakasih," kata @dodonkartoy.
"Rata2 masyarakat indonesia udh terlanjur punya pola pikir yg menganggap kalo pake bahasa inggris = keren. Miris liatnya. Seolah bahasa negerinya sendiri hina banget. Yg anak kuliahan nulisi jaket almamaternya " University of.... Faculty..." Hadeeuh. Yg ngaji pun mendadak merubah panggilan yg tadinya ayah bunda jadi abi umi, ana-antum tapi dicampur aduk sama bahasa indonesia. Tunggu, apa serendah itukah nilai bahasa resmi negeri saya ini?" kata @adityabintang1234.
Berita Terkait
-
Main di Film Bapakmu Kiper, Vidi Bule Ungkap Alasan Nyeleneh Suka Jadi Penjaga Gawang
-
Purbaya Sebut Kegiatan PFII Pakai Valuta Asing, Komunikasi Bahasa Inggris
-
Karier di Era AI Tak Hanya Soal Skill Digital, Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris Jadi Pembeda
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok