Suara.com - Jurnalis Senior Jeremy Teti belakangan mencurahkan isi hatinya dengan menangis lantaran mengingat ucapan sang bos yang membuatnya sakit hati. Momen tersebut terjadi saat ia masih menjadi news anchor di salah satu stasiun televisi.
Jeremy menyebutkan selama 17 tahun bekerja ia mengaku tidak mengalami perubahan pendapatan yang signifikan. Padahal Jeremy menyebut dirinya memegang lima pekerjaan sekaligus.
Jeremy menyebutkan kala itu ia memegang pekerjaan sebagai produser program, koordinator presenter, koordinator warddrobe, koordinator makeup artis, hingga membimbing seluruh presenter baru.
Sayangnya pekerjaan Jeremy tak sesuai dengan gaji yang dia dapatkan.
"Kalau mau dibilang gaji, sampai aku resign, bekerja sampai nyaris 20 tahun tuh baru mau mendekati 2 digit," ujar Jeremy Teti seperti dikutip dari akun Instagram @bundsteutuc.
"Setelah mau resign oke deh ditambah 1 juta lagi," imbuhnya.
Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Sama bang, jobdescku yang tadinya cuma editor terus jadi VO sama scriptwiter juga, eh bayaran gak nambah," komentar warganet.
"Begitulah klo karyawan loyal yang punya banyak skill banyak dinilai dengan project thank you. Saran ya buat new commers pencari kerja, agak jual mahal sedikit supaya kalian lebih dihargai," imbuh warganet lain.
Baca Juga: Viral Bos Marah-Marah, Jeremy Teti Ketakutan Dikonfirmasi Rosiana Silalahi
"Pantas aja para petinggi RANS lebih makmur dibanding pas masih kerja di TV," tulis warganet di kolom komentar.
"Biarin aja yang gak menghargai kerja keras orang disumpahin rejekinya diambil dengan cara lain sama Tuhan," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis