Masyarakat kembali dibuat tercengang oleh tindak tanduk mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang terungkap dalam sidang Tindak Pidana Korupsi oleh saksi Wisnu Haryana.
Sekretaris Badan Karantina Kementan tersebut memberikan kesaksian bahwa SYL menitipkan seorang biduan dangdut asal Makassar yang diketahui bernama Nayunda Nabila menjadi tenaga honorer di lingkungan Kementan. Bahkan, penyanyi dangdut tersebut diberikan gaji oleh SYL sebesar Rp 4,3 juta per tiap bulannya.
"Saksi tahu ada pegawai Kementan honorer yang juga dititipkan oleh Pak Yasin Limpo maupun keluarganya di Kementan?" tanya jaksa.
“Oh, ada pak, kalau ndak salah atas nama Nayunda pada waktu itu," kata Wisnu.
Wisnu juga menjelaskan bahwa biduan yang diangkat menjadi seorang honorer tersebut akan menjadi asisten dari anak SYL yakni Indira Chunda Thita.
"Ini siapa? Kok bisa? Bagaimana ceritanya?" lanjut jaksa.
"Pada waktu itu, arahan dari Gedung A juga, Pak Karo kalau tidak salah, bahwa si Nayunda ini akan menjadi asistennya Ibu Thita (Putri SYL, Indira Chunda Thita) sehingga honornya dititipkan di Karantina (Kementan)," terang Wisnu.
Nayunda Nabila diketahui menjadi tenaga honorer di Kementan selama 1 tahun. Ia kemudian diberhentikan dengan alasan jarang masuk kerja. Menurut Wisnu, perempuan tersebut hanya terpantau 2 kali masuk kerja.
Lantas, seperti apakah pendidikan Nayunda Nabila, biduan yang diangkat oleh SYL menjadi honorer di Kementan?
Pendidikan Nayunda Nabila
Nayunda Nabila memiliki nama lengkap Nayunda Nabila Nizrinah. Ia merupakan seorang penyanyi dangdut asal Makassar yang lahir pada 8 Juni 1991. Saat ini, ia sudah berusia 32 tahun.
Nayunda Nabila diketahui memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mentereng. Diketahui, Nayunda tercatat sebagai lulusan dari Fakultas Hukum di Universitas Trisakti. Bahkan ia sudah pernah ambil sumpah sebagai seorang Advokat sejak 10 Oktober 2023.
"Aku memulai karier nyanyiku di barengi dengan sekolah hukum yang aku tempuh di Universitas Trisakti," tulisnya di Instagram @nayundanabila.
Saat ini, ia masih menggeluti profesi sebagai biduan dangdut setelah tak lagi menjabat sebagai tenaga honorer di Kementan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Mobil Mewah Tunggangan Nayunda Nabila Pegawai Kementan Titipan SYL: Pajaknya Doang Setara Harga Honda Beat
-
Jengkel dengan Korupsi Konyol SYL, Ernest Prakasa Minta Sri Mulyani Ganti Slogannya: Biar Saya Tetap Waras
-
Anak Buah Blak-blakan: SYL Minta Dibelikan Mic Rp 25 Juta dan Diantar ke Kompleks Rumah Menteri
-
Soroti Pejabat Serupa SYL yang Rampok Uang Negara, Ernest: Pengeluaran Apa Lagi yang Kita Tanggung Bersama?
-
Colek Sri Mulyani, Ernest Prakasa Minta Slogan Pajak Diganti: Lunasi Pajaknya, Pasrahkan Pada yang Kuasa
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung