Suara.com - Pendidikan tentang energi terbarukan dan ramah lingkungan di sekolah memainkan peran krusial dalam membentuk generasi masa depan yang lebih sadar akan pentingnya keberlanjutan. Ada berbagai cara efektif untuk mengenalkan konsep ini kepada siswa, yang tidak hanya menambah wawasan mereka tetapi juga menginspirasi tindakan nyata.
Salah satu langkah praktis adalah pemasangan panel surya di atap sekolah. Penggunaan energi surya sebagai sumber listrik sekolah memberikan contoh nyata tentang bagaimana teknologi energi terbarukan bekerja.
Laman The Climate Education Project menjelaskan setidaknya ada 5 alasan pemasangan panel surya di sekolah penting bagi pendidikan energi terbarukan. Apa saja?
Pembelajaran Langsung
Panel surya yang terpasang di sekolah menyediakan contoh nyata bagaimana energi matahari dapat diubah menjadi listrik. Siswa dapat mengamati panel secara langsung, mempelajari cara kerjanya, dan memahami manfaatnya bagi lingkungan. Pengalaman langsung ini memperkaya pemahaman mereka tentang teknologi energi terbarukan.
Kurikulum yang Relevan
PLTS dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah untuk memperkaya pembelajaran tentang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Siswa dapat belajar tentang prinsip-prinsip fisika di balik energi matahari, cara kerja panel surya, dan dampaknya terhadap lingkungan. Ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis mereka tetapi juga mengaitkannya dengan isu-isu lingkungan global.
Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
PLTS menghasilkan listrik tanpa emisi gas rumah kaca, yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Dengan menggunakan PLTS, sekolah dapat membantu mengurangi jejak karbon mereka dan berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga: Cek Pendidikan Mentereng Bilqis Anak Ayu Ting Ting, Pantas Bisa Cas Cis Cus Pidato Bahasa Inggris
Hemat Energi
PLTS dapat membantu sekolah menghemat biaya listrik dengan menghasilkan listrik mereka sendiri. Hal ini dapat membebaskan dana untuk keperluan lain, seperti program pendidikan atau peningkatan infrastruktur sekolah, memungkinkan sekolah untuk berinvestasi lebih banyak dalam kualitas pendidikan.
Mempromosikan Keberlanjutan
Penggunaan PLTS menunjukkan komitmen sekolah terhadap keberlanjutan dan dapat menginspirasi komunitas lokal untuk melakukan hal yang sama. Ini memperkuat peran sekolah sebagai agen perubahan yang mempromosikan praktik berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat tentang energi terbarukan, PT Paiton Energy (PE) memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 54 Jakarta. Inisiatif ini mendukung program pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi karbon melalui sektor energi.
PE memperkenalkan energi minim karbon ini dengan memasang 20 unit PLTS Atap berkapasitas 10 kWp di SMKN 54 Jakarta. Peresmian PLTS Atap ini digelar pada Selasa (21/5), dihadiri oleh Wakil Kepala Dinas Pendidikan Daerah Khusus Jakarta, Purwosusilo, Head of External Relations PT Paiton Energy, Bambang Jiwantoro, dan Kepala Sekolah SMKN 54 Jakarta, Hamidah Nasir.
Presiden Direktur PT Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri, menyatakan bahwa Solar School PV adalah bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang mengimplementasikan konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Perusahaan percaya bahwa pendidikan dan lingkungan yang sehat adalah fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan,” ujar Fazil Erwin Alfitri.
Berita Terkait
-
Beda Pendidikan Zoe Levana dan Gus Zizan, TikToker Blasteran Belanda Diduga Cium Santri Lulusan Pondok di Club Malam
-
Bikin Elus Dada, Segini Biaya Sekolah Bilqis Anak Ayu Ting Ting yang Jago Bahasa Inggris Walau Masih Sekolah Dasar
-
Angelina Sondakh Lulusan Apa? Sekarang Rajin Ngisi Pengajian usai Bebas dari Penjara
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset