Suara.com - Ada 3 peristiwa penting dalam ajaran Buddha, yang jadi asal usul peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak setiap tahunnya. Seperti beberapa tahun sebelumnya, perayaan Waisak terbesar di Indonesia digelar di Candi Borobudur, dengan detail rangkaian acara pada 23 Mei 2024 dimulai dengan Kirab Waisak Candi Mendut ke Candi Borobudur, Detik-Detik Waisak 20.52.42 WIB, Pradaksina Candi Borobudur dan ditutup dengan acara pelepasan Lampion Waisak.
Tri Suci Waisak adalah perayaan untuk memperingati tiga peristiwa penting dalam ajaran Buddha, yakni kelahiran Pangeran Siddharta, Pangeran Siddharta saat mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha, serta wafatnya Buddha Gautama.
Berikut ini penjelasan rinci 3 peristiwa penting ajaran Buddha, dirangkum suara.com, Kamis (23/5/2024).
1. Kelahiran Pengeran Siddharta
Siddhartha Gautama atau Siddharta dilahirkan pada tahun 623 SM di Taman Lumbini. Ada peristiwa luar biasa saat Pangeran Siddharta lahir, yaitu jatuhnya dua arus kecil dari langit, arus dingin dan hangat yang akhirnya membasuh tubuhnya.
Siddhartha lahir dalam keadaan bersih tanpa noda, berdiri tegak dan langsung dapat melangkah ke arah utara, dan tempat yang dipijakinya ditumbuhi bunga teratai.
Melihat peristiwa kelahirannya, tidak para petapa meramalkan pangeran tersebut nantinya akan menjadi Maharaja Dunia atau Chakrawartin alias Buddha.
2. Mencapai penerangan dan menjadi Buddha
Tepat pada malam purnama pada bulan Waisak saat ia berumur 35 tahun. Siddharta Gautama mendapatkan Pencerahan Sempurna. Setelah mendapatkan jawaban atas pengembaraannya, Siddharta Gautama kini dijuluki Buddha Gautama.
Baca Juga: 32 Ucapan dan Poster Perayaan Hari Raya Waisak 2024, Siap Diunggah ke Media Sosial
Julukan lain dari Sang Buddha adalah Tathagata (Ia Yang Telah Datang, ia Yang Telah Pergi), Sugata (Yang Maha Tahu), dan Bhagava (Yang Agung). Buddha Gautama menyampaikan khotbah pertama di Taman Rusa Sarnath, India, kepada lima orang pertapa yang pernah mengembara bersamanya.
Melansir Pruf Ritz, khotbah pertama ini disebut dengan empat kebenaran mulia atau Cattari Ariya Saccani, yang terdiri dari kebenaran adanya Dukkha, sebab Dukkha, lenyapnya Dukkha, jalan berunsur delapan menuju akhir Dukkha.
Dukkha adalah nama lain dari bentuk penderitaan di dunia seperti sakit ringan, perpisahan, dan kekecewaan. Ajaran ini kemudian membuat murid-murid Buddha diperintahkan menyebarkannya ke seluruh India bahkan hingga dunia.
3. Wafatnya Sang Buddha
Mengutip Ruangguru, Buddha Gautama parinibbana meninggal di Kusinara pada 543 sebelum masehi (SM), atau tepatnya wafat pada usia 80 tahun karena sakit. Sebelum beliau meninggal, dikatakan bahwa beliau memberitahu murid-muridnya bahwa mereka tidak boleh hanya mengikuti pemimpin saja, tetapi juga harus “menjadi terangmu sendiri”.
Sang Buddha pun wafat dengan posisi seperti tidur miring ke kanan dengan telapak tangan kanan menyangga kepalanya, yang kini banyak diabadikan menjadi patung Buddha Tidur atau Sleeping Buddha di berbagai negara di dunia termasuk di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove