Sukses di dunia bisnis, Ahok memulai peruntungannya di dunia politik. Ia bergabung dengan Partai Indonesia Baru (PIB) pada 2004. Usai bergabung, sosoknya langsung ditunjuk sebagai Ketua DPC PIB Kabupaten Belitung.
Ahok lantas maju dalam Pilkada 2024 sebagai calon Bupati Belitung Timur. Tak disangka, ia keluar sebagai pemenang dengan mengantongi suara 37.19 persen.
Namun baru dua tahun menjabat sebagai Bupati, Ahok memutuskan untuk mengundurkan diri pada 2006. Bukan tanpa alasan, ia ternyata ingin maju dalam Pilgub Bangka Belitung. Sayang, Ahok kalah melawan Eko Maulana Ali dari Golkar.
Pada 2009, Ahok maju sebagai caleg lewat Partai Golkar. Ia pun berhasil menduduki kursi anggota Komisi II DPR RI. Tetapi beberapa tahun berselang, Ahok kembali ganti partai.
Ia memutuskan bergabung ke partai yang didirikan Prabowo Subianto, yakni Partai Gerindra. Namanya kemudian ditunjuk Gerindra untuk mendampingi Joko Widodo sebagai wakil Gubernur DKI Jakarta.
Pasangan Jokowi-Ahok pun berhasil menang di Pilgub DKI Jakarta. Ahok kemudian diangkat menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2014. Hal ini terjadi usai Jokowi mundur dari jabatan dan terpilih sebagai Presiden RI.
Tiga tahun berselang, Ahok maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Sayang, Ahok kalah dari pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Bahkan sosoknya juga terjerat kasus penistaan agama di tengah situasi kampanye Pilgub. Alhasil, Ahok gagal terpilih sebagai Gubernur DKI dan malah masuk jeruji besi pada 2017.
Ahok akhirnya dibebaskan dari penjara pada 2019. Usai bebas, ia sempat menjauhkan diri dari dunia politik dan memilih fokus membangun rumah tangga. Namun, Ahok akhirnya ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Komut Pertamina.
Baca Juga: Ahok Digoda Megawati di Penutupan Rakernas PDIP: Namanya Bagus Tapi Kok Nasibnya Nggak Ya?
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Ahok Digoda Megawati di Penutupan Rakernas PDIP: Namanya Bagus Tapi Kok Nasibnya Nggak Ya?
-
Jelang Pilkada 2024, Megawati Minta Rakyat Dididik Tak Terlibat Jual Beli Suara
-
Protes Biaya UKT Naik, Megawati: Masak Sih Orang Mau Pinter Aja Suruh Bayar Mahal?!
-
Ancam Pecat Anggota Terpilih PDIP, Megawati: Yang Tak Bekerja untuk Rakyat, Out!
-
Megawati Soroti Kondisi Hukum Saat Ini: Hukum Berkeadilan Vs Hukum Yang Dimanipulasi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Serum Retinol Bagusnya Dipakai dengan Moisturizer Apa? Ini 3 Rekomendasinya
-
Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto, Apa Itu?
-
5 Rekomendasi Model Baju Lebaran 2026 Wanita, Tampil Anggun di Hari Raya
-
UMKM Perempuan Masih Hadapi Tantangan, Pendampingan Jadi Kunci Keberlanjutan
-
Takut PBI Mendadak Nonaktif? Ini Cara Cek Status Keaktifan BPJS Kesehatan Pakai HP
-
7 Rekomendasi Lipstik Paling Laris di Shopee untuk Bibir Hitam
-
7 Sepeda Lokal Berkualitas Ideal untuk Harian: Performa Cepat, Harga Bersahabat
-
Link Download Logo Imlek Nasional 2026 Lengkap dengan Maskotnya
-
Berapa Harga Kiswah Kabah yang Dibeli Jeffrey Epstein? Ini Sosok Penjualnya
-
Apakah Flazz BCA Bisa untuk Tol? Ini Dia Jawabannya