Suara.com - Universitas Oxford, Universitas Melbourne, hingga Imperial College London jadi sedikit dari banyak universitas terbaik dunia yang menjadi tujuan bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan. Menariknya, siswa dari salah satu sekolah di Indonesia berhasil tembus ke kampus top dunia itu.
Sekolah itu ialah Sinarmas World Academy (SWA), sekolah unggulan IB dan Cambridge di Indonesia. Mereka diterima di institusi ternama seperti Universitas Oxford, Universitas Melbourne, Imperial College London, hingga Universitas Toronto, menunjukkan masa depan yang cerah terbentang di depan mereka.
Sanandha Prabu, salah satu lulusan terbaik SWA tahun 2024, diterima di Universitas Oxford untuk jurusan Fine Arts. Sanandha telah menunjukkan dedikasi dan bakat luar biasa selama masa studinya.
Sejak kelas 10, Sanandha menjalankan kegiatan sociopreneur melalui karya seni tembikar yang hasil penjualannya digunakan untuk membantu para pemulung yang kurang mendapat akses makanan dan alat kebersihan.
“Lulus dari SWA telah menjadi pengalaman transformatif bagi saya,” ungkap Sanandha Prabu.
“Kami telah berkembang melebihi akademik, kami bertumbuh sebagai pemimpin yang siap untuk terus membuat perubahan besar di dunia.”
Gisela Natalie Kasena, lulusan lain yang berprestasi, memiliki semangat di bidang teknik. Proyeknya menghasilkan purwarupa alat untuk mengeringkan eceng gondok, yang kemudian digunakan sebagai bahan olahan fiber pengganti plastik dan kulit. Berkat proyeknya, Gisela diterima di Imperial College London, jurusan Biomedical Engineering. Imperial College London menduduki posisi top 10 universitas dunia versi QS ranking dan THE ranking.
"Selamat kepada siswa/i SWA lulusan tahun 2024! Perjalanan kalian di SWA merupakan awal dari petualangan besar yang menanti. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang telah kalian peroleh, kami yakin kalian akan mencapai hal-hal luar biasa. Teruslah berjuang dan jangan pernah berhenti bermimpi. Kami sangat bangga dengan pencapaian kalian dan terus mendoakan kesuksesan bagi perjalanan kalian," ujar Anton Mailoa, Ketua Dewan Sinarmas World Academy (SWA)
Lulusan SWA tahun 2024 telah mencapai banyak tonggak penting, seperti menjuarai World Mathematical Invitational, World Innovative Science Project Olympiad, dan World Robotic Olympiad, serta memberi dampak yang signifikan pada komunitas melalui berbagai inisiatif, termasuk proyek mengajar Bahasa Inggris dengan siswa siswi SDN 35 Dompu di NTT dan berbagi ilmu dan gagasan dalam TEDxYouth@SWA.
Baca Juga: Ini Strategi Calon Rektor Tingkatkan Reputasi Unpad di Level Global
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar