Suara.com - Peraturan terkait adanya iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menuai kontroversi di masyarakat. Pasalnya, adanya Tapera ini dinilai tidak semua orang membutuhkannya. Oleh sebab itu, adanya Tapera terkesan memaksa pada beberapa orang yang tidak membutuhkannya.
Sementara itu, salah satu alasan mengapa beberapa orang menolak adanya Tapera ini karena memilih untuk tinggal bersama orang tua. Psikolog Klinis & Co-Founder Ohana Space, Veronica Adesla, M.Psi. mengatakan, beberapa orang memang memilih untuk tinggal bersama orang tua dibandingkan mempunyai rumah sendiri.
Kondisi ini sendiri biasanya karena ada beberapa faktor yang membuat seseorang memilih tinggal bersama orang dibandingkan rumah sendiri. Beberapa faktor yang membuat seseorang memilih tinggal bersama orang tua ini di antaranya:
- Kemampuan untuk berkomitmen dalam menjalankan tanggung jawab atau kewajibannya ketika mengambil keputusan tersebut.
- Risiko yang harus siap ditanggung dari keputusan yang diambil.
- Konsekuensi yang harus dijalankan dari mengambil keputusan tersebut.
- Seberapa penting dan mendesak keputusan tersebut harus diambil.
- Harapan ataupun tuntutan kewajiban tanggung jawab terhadap diri sendiri ataupun dari lingkungan.
Bukan hanya itu, Veronica menjelaskan, pada beberapa orang memilih untuk tinggal bersama orang tua karena kondisi keadaan. Hal ini yang membuatnya memilih menetap dan merawat orang tua.
“Sebagai contoh, ada pasutri yang tinggal dengan orangtua karena ia adalah anak terakhir yang menikah dan orang tuanya sudah tua sehingga memilih untuk tinggal bersama orangtua sekaligus mendampingi dan merawat orang tua,” kata Veronica saat dihubungi Suara.com, Jumat (31/5/2024).
Meski demikian, memang ada beberapa orang yang memilih memiliki rumah sendiri. Kondisi ini biasanya karena orang tersebut ingin belajar mandiri dan memiliki rumah sendiri.
“Ada juga yang memilih untuk memiliki rumah sendiri karena juga mau memulai belajar dan menjalankan membangun rumah tangga sendiri, memiliki kebebasan untuk mengatur rumah, dan juga menikmati juga waktu kebersamaan yang lebih intens dengan keluarga kecilnya,” lanjutnya.
Oleh sebab itu, kondisi seseorang putuskan tinggal bersama atau tidak ini biasanya terkait dengan kondisi orang tersebut. Hal ini juga bergantung kesiapan orang tersebut untuk memilih punya rumah sendiri atau tinggal bersama orang tua.
Terkait iuran Tapera ini merujuk kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat.
Baca Juga: Analis Minta Pemerintah Terbuka dan Jujur soal Tapera Potong Gaji Pekerja
Nantinya pemotongan gaji untuk iuran Tapera dikenakan 3 persen dari penghasilan yang didapat. Sementara sistem potongan tersebut akan dikumpulkan seperti menabung untuk kebutuhan rumah di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek