Suara.com - Presiden Joko Widodo baru saja mengeluarkan wacana kebijakan iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Iuran Tapera ini langsung memicu kontroversi karena wajib diikuti semua pekerja. Nantinya, gaji setiap pekerja akan dipotong 3 persen untuk iuran Tapera.
Kebijakan Presiden Jokowi tersebut disambut respons negatif dari masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang merasa iuran Tapera memberatkan, khususnya dari kalangan kelas menengah ke bawah. Ketidaksetujuan juga diutarakan oleh masyarakat yang sudah memiliki rumah.
Masyarakat juga menyoroti ketimpangan antara rakyat dan pejabat terkait iuran Tapera. Salah satu contohnya adalah sorotan terhadap aset tanah dan bangunan milik pejabat yang kerap melimpah, tak terkecuali Presiden Jokowi sendiri.
Berdasarkan penelusuran Suara.com di laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Presiden Jokowi tercatat memiliki 20 aset tanah dan bangunan. Puluhan aset tanah itu tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.
Rincian Tanah dan Bangunan Presiden Jokowi
Presiden Jokowi terakhir menyerahkan LHKPN ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2023. Dalam LHKPN terbaru, harta kekayaan bapak Gibran Rakabuming Raka itu tercatat sebesar Rp95.820.385.076 atau Rp95,8 miliar.
Dari jumlah itu, harta kekayaan terbesarnya berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp74.195.950.000 atau Rp74 miliar. Aset itu tersebar di Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, Sragen, Boyolali hingga Jakarta.
Berikut ini rincian aset tanah dan bangunan milik orang nomor satu di Indonesia:
- Tanah dan Bangunan dengan luas 168 m2/150 m2 di KAB/KOTA Sukoharjo hasil sendiri dengan harga Rp504.000.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 838 m2/500 m2 di KAB/KOTA Kota Surakarta hasil sendiri dengan harga Rp7.785.000.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 1120 m2/648 m2 di KAB /KOTA Kota Surakarta hasil sendiri dengan harga Rp6.720.000.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 2185 m2/1600 m2 di KAB/KOTA Sukoharjo hasil sendiri dengan harga Rp2.731.250.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 1642 m2/1500 m2 di KAB/KOTA Sukoharjo hasil sendiri dengan harga Rp2.052.500.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 1773 m2/1500 m2 di KAB/KOTA Sukoharjo hasil sendiri dengan harga Rp2.216.250.000
- Tanah dengan luas 716 m2 di KAB/KOTA Kota Surakarta hasil sendiri dengan harga Rp. 3.580.000.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 365 m2/60 m2 di KAB/KOTA Kota Surakarta hasil sendiri dengan harga Rp1.825.000.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 302 m2/176 m2 di KAB/KOTA Kota Surakarta hasil sendiri dengan harga Rp2.416.000.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 1187 m2/120 m2 di KAB/KOTA Karanganyar hasil sendiri dengan harga Rp593.500.000
- Tanah dengan luas 673 m2 di KAB/KOTA Karanganyar hasil sendiri dengan harga Rp336.500.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 2000 m2/1320 m2 di KAB/KOTA Sragen hasil sendiri dengan harga Rp1.975.400.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 2000 m2/1320 m2 di KAB/KOTA Sragen hasil sendiri dengan harga Rp1.975.400.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 2000 m2/1320 m2 di KAB/KOTA Sragen hasil sendiri dengan harga Rp1.975.400.000
- Tanah dengan luas 585 m2 di KAB/KOTA Boyolali hasil sendiri dengan harga Rp204.750.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 1380 m2/138 m2 di KAB/KOTA Boyolali hasil sendiri dengan harga Rp483.000.000
- Tanah dengan luas 1000 m2 di KAB/KOTA Boyolali hasil sendiri dengan harga Rp350.000.000
- Bangunan dengan luas 104.2 m2 di KAB/KOTA Kota Jakarta Selatan hasil sendiri dengan harga Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 5362 m2/1992 m2 di KAB/KOTA Kota Surakarta hasil sendiri dengan harga Rp32.172.000.000
- Tanah dan Bangunan dengan luas 2140 m2/300 m2 di KAB/KOTA Karanganyar hasil sendiri dengan harga Rp800.000.000.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Baca Juga: Plek Ketiplek! Jawaban Jokowi saat MK vs MA Ubah Syarat Usia Untungkan Gibran-Kaesang
Berita Terkait
-
Plek Ketiplek! Jawaban Jokowi saat MK vs MA Ubah Syarat Usia Untungkan Gibran-Kaesang
-
Analis Minta Pemerintah Terbuka dan Jujur soal Tapera Potong Gaji Pekerja
-
Beda Kelas Dinasti Keluarga Cendana vs Jokowi: Ramai Dianalisis Warganet
-
Ernest Prakasa Bongkar Taktik Baru Pemerintah, Pantas Rakyat Megap-megap!
-
Jokowi: Indonesia Mengecam Keras Serangan Israel ke Rafah
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement