Suara.com - Angelina Sondakh memiliki latar belakang keluarga yang tak sembarangan. Ayah Angelina Sondakh diketahui sebagai seorang pendeta yang memiliki pendidikan serta karier mentereng. Seperti apa pendidikan ayah Angelina Sondakh?
Untuk diketahui, Angelina Sondakh merupakan anak kedua dari pasangan Lefrand Winston Sondakh alias Lucky Sondakh dan Sjul Kartini Dotulong. Ia lahir di Australia pada 28 Desember 1977.
Lucky Sondakh bercerita bahwa Angelina Sondakh lahir saat dirinya sedang menempuh pendidikan di universitas Australia. Tak main-main, kala itu Lucky Sondakh kuliah berkat beasiswa dari pemerintah Australia.
Lucky Sondakh rupanya berkesempatan untuk menyelesaikan S2 dan S3-nya di Australia pada saat itu. Setelah sebelumnya meraih gelar S1 di salah satu universitas di Indonesia.
Lantas, Lucky Sondakh mengambil jurusan apa saja selama kuliah? Simak lebih lengkapnya dalam ulasan pendidikan ayah Angelina Sondakh berikut ini.
Merangkum berbagai sumber, Lucky Sondakh lahir pada 28 September 1944 di Kanonang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Ia merupakan anak seorang pendeta bernama Pdt. Markus Lolombulan Sondakh dan istrinya, Dora Rosaly Rawung.
Selama hidupnya, Lucky Sondakh pun mengikuti jejak sang ayah untuk menjadi pendeta. Bahkan ia disebut-sebut pernah memimpin sebuah gereja selama 15 tahun lamanya.
Lucky Sondakh sendiri merupakan sosok yang berpendidikan. Ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah lulus dari SMA Negeri 2 Manado tahun 1963. Kala itu Lucky Sondakh masuk Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi dan dinyatakan lulus sebagai Sarjana Peternakan pada tahun 1970.
Tak berpuas hati, Lucky Sondakh yang sudah mendapatkan gelar Sarjana kemudian melanjutkan pendidikannya ke Australia. Ia berhasil masuk University of New England, Australia dengan program beasiswa Ford Fondation dan pemerintah Australia.
Baca Juga: Siapa Ayah Angelina Sondakh? Sosok Pendeta yang Ikhlas Putrinya Mualaf sampai Jadi Guru Ngaji
Lucky Sondakh berkesempatan untuk menyelesaikan S2 dan S3 selama kuliah di Australia. Ia berhasil meraih gelar Master of Economy (M.Ec.) pada tahun 1979 dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam Ekonomi pada 1984.
"Kami dengan ibunya dan kakaknya Angelina pergi ke Australia karena saya mengikuti program Diploma, Master, dan Doktor di University of New England, Armidale atas beasiswa Ford Foundation dan pemerintah Australia," kata Lucky Sondakh dilansir dari YouTube Keema Entertainment pada Selasa (4/6/2024).
Dengan latar pendidikan yang mumpuni, Lucky Sondakh berhasil memiliki karier menjanjikan. Ia diketahui menjalani tiga profesi mentereng, yakni sebagai ekonom, dosen, serta Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) periode 2004–2008. Lucky Sondakh juga pernah bertugas menjadi guru besar di Universitas Pelita Harapan (UPH).
Kini Lucky Sondakh telah meninggal dunia. Ayah Angelina Sondakh menghembuskan nafas terakhirnya di RS Siloam Hospitals Agora, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada 30 Oktober 2022 karena serangan jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek