Suara.com - Menjelang libur sekolah, bioskop akan dipenuhi beragam judul film baru sebagai pemikat keluarga untuk datang menonton. Tak hanya film bertema keluarga, beberapa bahkan ada yang bertemakan horor. Lalu, bagaimana sebenarnya aturan soal mengajak anak nonton film horor?
Setiap film seharusnya mempunyai batasan umur tertentu bagi orang yang ingin menontonnya, termasuk film horor. Sayangnya, sering kali orang tua mengabaikan hal ini dan malah tanpa ragu mengajak anak nonton film horor yang sedang tayang di bioskop.
Banyak orang tua berpikir, selama tidak ada adegan seks, maka tayangan dianggap aman untuk anak-anak. Padahal tanpa disadari, adegan kekerasan sekecil apa pun bisa saja terjadi
berbahaya bagi anak-anak.
Dalam jurnal The Effect of Watching Horror Film on Health Children and Adolescents in Indonesia, disebutkan bahwa hanya sedikit orang tua yang memahami bahwa film horor dapat memengaruhi emosi dan kepribadian anak.
Dalam jurnal tersebut juga disebutkan satu contoh kasus di mana seorang remaja Indonesia yang menyukai film horor bisa membunuh tetangganya yang masih seorang balita.
Meski begitu, bukan berarti film horor buruk untuk ditonton. Film horor tetap punya nilai-nilai positif. Hanya saja, menonton film horor sebaiknya disesuaikan dengan usia agar tidak mengganggu perkembangan dan kepribadian anak.
Nah, bagi orang tua yang sedang mempertimbangkan untuk mengajak anak nonton film horor, coba pertimbangkan dulu beberapa hal berikut, seperti dikutip dari Parent Squad:
1. Pilih Film yang Sesuai
Film harus sesuai dengan usia dan kesiapan emosional anak. Jadi, pastikan untuk memperhatikan rating film dan rekomendasi usia yang diberikan oleh badan sensor atau pengawasan film setempat.
Baca Juga: Review Film Temurun: Durasi Pelit, Ending Nggak Menggigit!
2. Preview Film Terlebih Dahulu
Sebelum mengajak anak nonton film horor, tak ada salahnya orang tua untuk mencari tahu review film secara keseluruhan, apakah ada adegan yang mungkin tidak sesuai untuk anak. Atau, bisa juga dengan meminta testimoni dari sesama orang dewasa yang sudah menonton film tersebut.
3. Ajak Anak Berdiskusi
Sebelum menonton film, jangan lupa untuk memberikan penjelasan sederhana lebih dulu kepada anak tentang apa yang akan mereka lihat. Jelaskan genre film tersebut, bagaimana alur ceritanya secara garis besar, dan hal-hal yang mungkin menjadi perhatian anak.
Diskusi ini juga perlu dilakukan setelah menonton film, terutama tentang apa yang baru saja mereka lihat. Tanyakan pendapat mereka tentang cerita, karakter, dan pesan yang disampaikan oleh film.
4. Pilih Waktu yang Tepat
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
3 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Juli 2026, Siap-Siap Menyambut Hari Baik
-
6 Arti Mimpi Dipoligami Suami Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?
-
Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern
-
Beda Bedak Padat Wardah Colorfit dan Lightening, Mana yang Paling Sesuai Jenis Kulitmu?
-
Apakah Bedak Marina Tahan Lama? Cek Klaim Brand dan Ulasan Pengguna
-
Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?
-
Bedanya Scarlett Whitening Acne Serum vs Brightly Ever After, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
Dikaitkan dengan Ritual Pesugihan, Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi
-
Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan
-
4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original