Suara.com - Daging kambing memang dikenal dengan aroma khasnya yang tidak semua orang menyukainya. Aroma tersebut sering disebut sebagai bau prengus. Namun, dengan beberapa tips yang tepat, kamu bisa membuat hidangan daging kambing yang lezat tanpa harus terganggu dengan baunya. Berikut ini adalah empat tips yang bisa kamu coba seperti dikutip dari ANTARA:
1. Singkirkan Lemak Kambing
Lemak kambing berpengaruh pada aroma daging kambing saat dimasak. Untuk mengurangi bau prengus, pastikan untuk mengiris dan menghilangkan lemak kambing dari dagingnya. Proses ini bisa dilakukan dengan lebih mudah jika kamu membekukan daging terlebih dahulu dalam freezer. Dengan cara ini, lemak kambing akan menjadi lebih padat dan mudah untuk dihilangkan.
2. Baluri Daging dengan Garam
Darah yang menempel pada daging juga bisa memengaruhi aroma saat dimasak. Sebelum mengolah daging kambing, kamu bisa merendamnya terlebih dahulu dengan garam. Alternatifnya, balur daging kambing dengan larutan air, garam, dan cuka masak. Diamkan beberapa saat sebelum memasaknya.
3. Merebus Daging
Metode merebus daging juga efektif untuk mengurangi bau prengus pada daging kambing. Sebelum mengolahnya lebih lanjut, rebuslah daging dengan tambahan asam jawa atau cuka masak. Proses ini akan membantu menghilangkan bau yang tidak diinginkan.
4. Gunakan Cabai atau Lada
Untuk menyamarkan bau prengus, kamu bisa menggunakan bumbu pedas seperti cabai atau lada dalam hidangan kamu. Rasa pedas yang cukup kuat akan mampu mengalihkan perhatian dari aroma daging kambing yang kurang sedap.
Baca Juga: 3 Manfaat Mengonsumsi Daging Kambing untuk Kesehatan pada Ibu Hamil
Dengan menerapkan tips-tips di atas, kamu dapat membuat hidangan daging kambing yang lezat dan sedap tanpa harus terganggu dengan baunya yang khas. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim