Suara.com - Belakangan ini muncul petisi menolak pembangunan resort Raffi Ahmad di Gunungkidul. Diketahui Raffi Ahmad memang berencana membangun resort yang nantinya akan ada sebuah beach club di kawasan Gunungkidul, Yogyakarta.
Namun sayangnya bangunan resort suami Nagita Slavina itu akan berdiri di lahan konservasi atau kawasan lindung geologi yang berdampak bisa merusak lingkungan. Yuk simak isi petisi tolak resort Raffi Ahmad di Gunungkidul berikut ini.
Jadi Template Viral di Instagram
Reaksi penolakan pembangunan resort Raffi Ahmad ramai digaungkan di media sosial. Bahkan kini penolakan resort Raffi ini sudah jadi template viral di akun Instagram. Salah satunya yang diunggah oleh akun @zainalarifinmochtar.
Di situ dijelaskan bahwa lokasi resort Raffi yang berada Pantai Krakal berada di dalam Kawasan Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunung Sewu Bagian Timur yang merupakan kawasan lindung geologi.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) pun telah mengingatkan pembangunan resort Raffi itu dapat berdampak merusak lingkungan serta negatif terhadap warga sekitar seperti krisis air, kekeringan, kerusakan karst, banjir dan longsor.
Petisi Dibuat oleh Raafi
Di bagian paling bawah template viral itu disertakan tautan link yang merujuk ke petisi tolak pembangunan resort Raffi di Gunungkidul di website Change.org. Menariknya, sosok pembuat petisi itu punya nama yang mirip dengan Raffi Ahmad yakni Muhammad Raafi.
"Meskipun sama-sama Raffi, saya nggak sepakat dengan rencana Raffi Ahmad membangun resort di Gunungkidul," bunyi petisi yang dimulai sejak 21 Maret 2024 ini.
Raafi mengaku sampai ngeri karena lokasi pembangunan resort Raffi itu berada dalam kawasan lindung geologi.
"Tapi setelah tahu info pembangunan resort ini lebih jauh, ternyata dampak negatifnya ngeri juga ya. Pembangunan proyek Raffi Ahmad termasuk dalam Kawasan Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunung Sewu yang merupakan kawasan lindung geologi yang harusnya nggak boleh dibangun apa-apa," katanya.
Baca Juga: Di-Spill Warganet! 2 Sekolah Gercep Private IG, Imbas Viral ABG Tertawai Derita Anak Palestina
Pembangunan resort Raffi dikhawatirkan dapat merusak lingkungan. Menurut WALHI Jogja, dampak negatif pembangunan resort di Gunungkidul antara lain kekeringan, krisis air bersih, kerusakan karst, serta banjir dan longsor.
Sang pembuat petisi juga menyoroti sosok Bupati Gunungkidul yang memberikan izin pembangunan resort Raffi. Diketahui sang bupati juga sempat hadir ketika melakukan peletakan batu pertama untuk menandai dibangun beach club Raffi pada Sabtu (16/12/2023) lalu.
Hal itulah yang jadi latar belakang Raafi membuat petisi untuk tolak pembangunan resort Raffi Ahmad ini.
"Cah Jogja dan kawan-kawan yang peduli lingkungan, tolong dukung dan sebarkan petisi ini ya. Harusnya sih kalau kita bersuara bersama-sama, pembangunan resort yang nggak ada izin AMDAL nya ini bisa distop. Salam, Raafi," pungkasnya.
Dilihat pada Selasa (11/6/2024) siang, jumlah tanda tangan yang sudah terkumpul untuk petisi tolak pembangunan resort Raffi Ahmad ini sudah mencapai 21.254. Bahkan ada 1.775 orang yang sudah memberi tanda tangan pada hari ini.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Tag
Berita Terkait
-
Di-Spill Warganet! 2 Sekolah Gercep Private IG, Imbas Viral ABG Tertawai Derita Anak Palestina
-
Link Petisi Tolak Resort Raffi Ahmad di Gunungkidul, 'Cah Jogja Tolong Dukung!'
-
Nagita Slavina Ngeluh Cuaca di Makkah Panas, Raffi Ahmad Langsung Tegur Istri: Gak Boleh...
-
Tiba di Tanah Suci, Atta Halilintar Pakai Jam Tangan Setara 6 Tiket Haji Furoda Raffi Ahmad
-
Malas Bikin CV dari Awal? Pakai 5 Template Google Docs Ini!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout
-
5 Micellar Water di Indomaret yang Ampuh Hapus Makeup Waterproof, Tak Bikin Perih Mata
-
5 Rekomendasi AC Portable Low Watt: Hemat Listrik dan Praktis untuk Rumah
-
Stop Kasih Cokelat! Ini 10 Ide Hadiah Valentine Unik Dijamin Anti-Mainstream