Suara.com - Syahrini dan keluarga seolah sudah identik dengan gaya hidup mewah. Baik Syahrini, sang adik, maupun ibu mereka terbilang sering tampil mentereng dengan koleksi barang branded masing-masing.
Kekinian ibu Syahrini, Wati Nurhayati, yang kedapatan memakai barang mahal ketika berada di Singapura bersama anak dan menantunya. Barang mahal yang dipakai ibu Syahrini adalah gantungan tas.
Wati Nurhayati memakai gantungan berbentuk pegasus untuk menghiasi tas yang dipakai olehnya. Ternyata hiasan mungil itu berasal dari rumah mode ternama dunia, Hermes, yang harganya mencapai Rp21,6 juta.
Informasi tersebut diungkap oleh akun Instagram hermes.selebriti. Gantungan tas ibu Syahrini diketahui seri Rodeo Pegase PM Charm Bleu Brume, Sesame, Vert Bosphore dari Hermes.
Selain gantungan tas, Wati Nurhayati juga memiliki koleksi tas branded yang tak kalah mewah dari sang anak. Lantas, sebenarnya ibu Syahrini kerja apa sampai memiliki banyak aset fashion mewah?
Merangkum berbagai sumber, Syahrini diketahui sebagai putri dari pasangan Wati Nurhayati dan Dadang Zaelani. Orang tua Syahrini bukan orang sembarangan karena memiliki profesi cukup mentereng.
Ayah Syahrini, Dadang Zaelani, dikenal sebagai pengusaha sukses dengan banyak bisnis di berbagai bidang. Di antaranya bisnis kos-kosan yang diwariskan ke Syahrini serta bisnis tambang pasir.
Begitu pula Wati Nurhayati yang diam-diam telah sukses menjadi pengusaha. Tapi ibu Syahrini lebih memilih untuk menggeluti usaha di bidang kuliner sesuai dengan keahliannya.
Bisnis kuliner ibu Syahrini adalah restoran Pawon Kopi Bu Cetar. Adik sekaligus manajer Syahrini, Aisyahrani, menjelaskan bahwa menu yang disajikan di Pawon Kopi Bu Cetar adalah masakan sang ibu.
Baca Juga: Gaya Syahrini Pakai Sepatu Rp22 Juta Bikin Warganet Salfok Bentuk Kakinya Tetap Cantik Selama Hamil
"Jadi ini sebenarnya dapur mama pindah ke sini. Semua yang ada di sini adalah masakan mama semua. Ini menu makanan yang ada di rumah setiap hari," jelas Aisyahrani pada tahun 2019 lalu.
Selain makanan berat, Pawon Kopi Bu Cetar juga menjual kopi hasil racikan Wati Nurhayati. Kemudian ada peyek Bu Cetar yang dijual seharga Rp200 ribu per toplesnya. Mereka menyedian dua varian peyek, yakni kacang dan udang rebon.
Demikian sedikit ulasan tentang pekerjaan ibu Syahrini yang kerap tampil mentereng mengenakan barang-barang branded dan mahal. Bagaimana pendapatmu?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim