Suara.com - Selain kambing, sapi sering dipilih masyarakat sebagai hewan kurban saat Idul Adha. Dan seperti yang diketahui, salah satu kebiasaan yang dilakukan umat muslim di Indonesia adalah kurban sapi secara patungan.
Para ulama menjelaskan bahwa patungan untuk membeli sapi yang akan dikurbankan diperbolehkan dengan syarat pesertanya dibatasi 7 orang saja.
Tapi perlu digarisbawahi bahwa cara patungan ini dikhususkan untuk kurban sapi dan unta saja. Sementara kambing ataupun domba hanya boleh untuk satu orang, tidak boleh patungan.
Yang kerap menjadi pertanyaan di tengah masyarakat selanjutnya adalah apakah boleh satu bagian kurban sapi patungan ini diniatkan untuk satu keluarga.
Terkait masalah ini, Ustaz Adi Hidayat pernah ditanya dengan kasus yang sama. Dijelaskan bahwa hal itu dibolehkan.
"Jika saya berkurban sapi patungan dengan tetangga tujuh orang, apakah bisa saya niatkan untuk keluarga? Bisa," kata Ustaz Adi Hidayat, dikutip dari tayangan kanal YouTube HR ALBUKHORI yang diunggah Agustus 2020 lalu.
Ustaz Adi Hidayat lantas menegaskan bahwa hewan sapi dan unta bisa dikurbankan secara patungan hingga tujuh orang, sementara kambing hanya satu orang.
"Jadi kalau Anda berniat misalnya dengan tetangga tujuh orang siapa saja, pak Ahmad, pak Asep, pak Husain dan sebagainya tujuh orang, Anda masuk di situ, ya," tambahnya.
"Anda boleh niatkan misalnya bukan hanya untuk Anda keluarga besar atau keluarga Anda. Contohnya keluarga Adi Hidayat masuk di situ, maka satu bagian itu mencakup keluarga saya di situ. Wallahu'allam," terangnya.
Baca Juga: Bingung Bagi Daging Kurban? Ini 4 Cara Mudah Bedakan Daging Sapi dan Kambing saat Idul Adha!
Begitu pula dengan kurban kambing, di mana satu ekor kambing boleh diniatkan untuk satu keluarga.
"Satu keluarga misal satu kambing diniatkan untuk satu keluarga, boleh. Jadi nggak usah kemudian diselang-seling tahun ini si fulan, tahun ini si fulan tidak," terang Ustaz Adi Hidayat, dikutip dari kanal YouTube BERBAGI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak