Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, Bambang Susantono diketahui telah mengundurkan diri dari jabatan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Soal pengunduran diri Bambang Susantono tersebut telah disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (3/6/2024).
Perlu diketahui, Bambang Susantono sebelumnya memang telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Otorita IKN pada Maret 2022 lalu. IKN Nusantara sendiri berlokasi di Kalimantan Timur. Presiden Joko Widodo juga telah menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai Plt Kepala Otorita IKN. Selain Basuki, Presiden Joko Widodo juga menunjuk Wakil Menteri ATR Raja Juli Antoni sebagai Wakil Kepala Otorita IKN.
Terbaru, Bambang Susantono ternyata mendapatkan tugas baru. Setelah sempat mundur dari Kepala IKN, kini Bambang Susantono ditugaskan urus IKN lagi.
Tugas Baru Bambang Susantono
Bambang Susantono baru diangkat menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan Ibu Kota Nusantara setelah mundur dari Kepala Otorita IKN. Bambang Susantono lantas berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas penugasan baru tersebut.
"Terima kasih pada Bapak Presiden @jokowi yang memberi kesempatan bagi saya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan IKN, kali ini sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan IKN”, ungkap Bambang Susantono dalam unggahan di Instagram resmi miliknya, pada Jumat (14/6/2024).
Menurut Bambang Susantoni, IKN adalah suatu simbol peradaban baru yang menjadi bagian dari visi Indonesia 2045. Pembangunan IKN tersebut akan berlangsung hingga 2045 mendatang dan terbagi dalam lima tahap pembangunan. Maka dari itu, diperlukan konsistensi dan keberlanjutan dalam menjaga konsep Negara Rimba Nusa.
Sebelumnya, Bambang Susantono memang mengatakan bahwa dirinya masih akan terus menyumbangkan tenaga, pemikiran dan keahliannya demi terwujudnya IKN. Hal tersebut dilakukannya melalui tugas baru sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan IKN.
Bagi Bambang Susantono, tugas barunya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan IKN adalah bentuk pengabdiannya kepada negara. Bambang Susantono menegaskan bahwa dirinya akan menjalankan tugas baru tersebut sebaik-baiknya dengan mengajak berbagai komunitas serta organisasi dan lembaga internasional untuk bekerja sama, membangun IKN hingga menjadi sustainable forest city yang mengedepankan lingkungan, sosial dan tata laksana (ESG).
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: PUPR Pastikan Istana Kepresidenan di IKN Siap Ditempati Jokowi 17 Agustus
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan