Suara.com - Jordi Onsu ungkap ketiga anak Ruben Onsu dan Sarwendah masing-masing memiliki psikolog pribadi untuk mendampingi. Pendampingan dilakukan untuk mengelola emosi Betrand Peto alias Onyo, Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu terhadap komentar netizen.
Sambil menahan emosi, terlihat Jordi Onsu sangat membela Sarwendah dan ketiga anaknya. Bahkan Jordi juga memperingatkan netizen bahwa Onyo yang sudah berusia dewasa dengan sangat mudah membaca komentar netizen.
"Onyo ini kan sudah dewasa, Onyo ini sudah 19 tahun, dan banyak banget berita di luar sana yang menurutku ini sudah di luar daripada batas. Onyo ini bukan anak kecil yang nggak bisa baca apapun, kalian bully apapun," ujar Jordi dalam potongan video yang dibagikan akun Twitter @Noorfasya22, dilihat suara.com, Selasa (18/6/2024).
Menurut Jordi, komentar yang berlebihan terkait gosip yang tidak benar seperti anggapan Betrand berselingkuh dengan Sarwendah, dan berbagai omongan netizen yang menurutnya sangat buruk.
"Boleh (komentar), tapi boleh nggak jangan kelewatan. Biar gimanapun, Onyo itu manusia loh. Dia punya hati punya perasaan, dia bisa sedih, dia bisa nangis," jelas Jordi.
Jodi menambahkan, efek gosip dan komentar berlebihan netizen tersebut akhirnya bisa sangat mempengaruhi hidup Betrand Peto. Termasuk sulitnya ia bergaul dengan teman-temannya, karena mereka yang juga kerap mengikuti berita.
Sehingga dengan beragam komentar ini, maka tidak aneh jika orangtuanya membekali ketiga anak Sarwendah dan Ruben Onsu dengan psikolog pribadi.
"Karena Onyo ini perlu diperhatikan. Makanya sampai sekarang tiga-tiganya Onyo, Thalia, Tania mereka punya masing-masing psikolognya sendiri. Bukan karena masalah ini (perceraian) ya, tapi karena omongan-omongan netizen yang menurutku (berlebihan)," papar Jordi Onsu.
Alasan seseorang butuh pendampingan psikolog
Masalah kesehatan jiwa selaiknya kesehatan fisik, yang perlu dapat perhatian dan dikelola dengan baik. Berikut ini penyebab seseorang tetap perlu pendampingan psikolog yang perlu diketahui:
1. Masalah kesehatan mental
Seseorang yang mengalami gangguan kecemasan, depresi, stres, atau gangguan mental lainnya mungkin memerlukan bantuan untuk mengelola gejala mereka dan meningkatkan kualitas hidup.
2. Hidup berubah signifikan
Situasi seperti perceraian, kehilangan orang terkasih, perubahan pekerjaan, atau pindah ke lingkungan baru dapat menyebabkan stres dan membutuhkan dukungan emosional.
3. Alami masalah hubungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun