Suara.com - Musisi sekaligus politisi, Anang Hermansyah kini membawa pulang berita membanggakan saat dirinya berkunjung ke Korea Selatan.
Ternyata dalam kunjungannya, suami Ashanty tersebut didapuk menjadi Duta Pulau Jeju, Korea Selatan.
Tak hanya mewakili Indonesia, Anang juga mewakili Asia Tenggara dalam mempromosikan pulau tersebut.
Anang diharapkan dapat menjadi jembatan antara wisata di Korea Selatan dan Asia Tenggara serta meningkatkan pertukaran wisatawan antara dua kawasan tersebut.
Lantas, apa yang menjadi alasan Anang dipercaya oleh pemerintah Negeri Ginseng untuk mempromosikan salah satu pulau terindah di negara itu?
Anang diharapkan bisa promosikan wisata halal
Diberitakan oleh outlet berita lokal Korea Selatan, The Korea Herald, Anang dan Ashanty diundang untuk menghadap Pemerintah Provinsi Jeju pada hari, Jumat (21/6/2024).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jeju Oh Young-hun memberikan misi besar bagi Anang.
Young-hun menilai bahwa Anang mumpuni untuk mempromosikan wisata halal yang ada di pulau tersebut.
Baca Juga: Proses Cerai, Intip 5 Potret Sarwendah Liburan di Korea Selatan Sekaligus Operasi Plastik
Adapun Anang nantinya bertugas untuk melakukan promosi wisata melalui konten-konten di kanal media sosial pribadinya.
Ayah Aurel dan Azriel Hermansyah tersebut kini tengah menyiapkan berbagai konten spesial demi menyajikan daya tarik pulau Jeju mulai dari kuliner hingga pesona alam.
Tak berhenti di situ, Anang juga memiliki misi untuk memperkenalkan berbagai macam daya tarik wisata di pulau Jeju seperti selam atau haenyeo.
"Saya berharap Anang terus mempromosikan berbagai konten terkait Jeju," ujar Young-hun, dikutip dari The Korea Herald, Sabtu (22/6/2024).
Tak heran jika Young-hun memilih Anang di antara banyak figur publik dari Indonesia. Sebab selain Anang dan Ashanty memiliki 33,6 juta followers, Anang juga berkiprah sebagai anggota DPR RI di Komisi X yang membidangi lingkup tugas di bidang pendidikan, olahraga, dan sejarah.
Young-hun juga menilai bahwa Anang mumpuni untuk memperkenalkan wisata pulau Jeju yang ramah bagi wisatawan Muslim.
Berita Terkait
-
Proses Cerai, Intip 5 Potret Sarwendah Liburan di Korea Selatan Sekaligus Operasi Plastik
-
Media Korea Selatan Ungkap Potensi 'Bajak' Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
-
Sarwendah Operasi Plastik di Korea Selatan, Netizen Singgung Rasa Syukur
-
Digugat Cerai Ruben Onsu, Sarwendah Pamer Wajah Habis Dioperasi Plastik di Korea
-
Junny Semringah Sapa Fans Jelang Konser di Jakarta
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Update Harga Plastik April 2026, Naik Drastis Imbas Isu Geopolitik
-
5 Parfum Wanita Aroma Bunga Segar Tahan Lama, Wanginya Khas Nempel Seharian
-
7 Rekomendasi Kipas Tangan 'Rasa AC' Praktis Dibawa ke Mana Saja, Anginnya Semriwing
-
7 Bedak SPF Tinggi Praktis dan Sat Set, Alternatif Sunscreen Bikin Wajah Glowing
-
Promo Superindo Awal April 2026: Diskon Besar untuk Telur, Ayam, dan Kebutuhan Dapur Lain
-
7 Sepatu Running yang Cocok untuk Kaki Lebar dan Betis Besar, Lari Jadi Nyaman
-
5 Shio Paling Hoki pada 8 April 2026: Karier dan Dompet Tebal
-
3 Zodiak yang Akhirnya Move On dan Dapat Kelegaan di 8 April 2026
-
4 Rekomendasi Parfum Murah yang Aromanya Mirip Yves Saint Laurent Black Opium
-
Bukan Sekadar Perilaku Individu, Ini Masalah Sistem di Balik Krisis Sampah