Suara.com - Cerita Keanu Massaid yang pernah tak bisa membeli sepatu bola impian karena harganya mahal kembali viral di media sosial. Cerita ini dibeberkan putra Angelina Sondakh tersebut saat menjadi bintang tamu di acara televisi.
Dilansir dari potongan video yang diunggah akun TikTok @/ceritasatunyonya pada Jumat (28/6/2024), tampak momen ketika Keanu Massaid dan Angelina Sondakh menjadi bintang tamu di acara Pagi-Pagi Ambyar beberapa tahun lalu.
Adik tiri Aaliyah Massaid ini bercerita jika dirinya pernah hendak membeli sepatu seperti yang dipakai Cristian Ronaldo. Akan tetapi gara-gara harganya sangat malah, ia akhirnya mengurungkan niat membeli sepatu tersebut.
"Aku kan lihat-lihat di toko-toko sepatu itu pada mahal-mahal banget, terus aku lihat sepatunya si Ronaldo kan. Aku kayak pengin beli gitu tapi mahal banget," ujar Keanu.
Putra semata wayang mendiang Adjie Massaid ini lantas mengungkapkan apabila saat itu akhirnya dirinya membeli sepatu bola yang harganya sedang diskon dua puluh persen.
"Jadi aku beli yang diskon 20 persen itu," ungkap Keanu.
Cerita yang dibeberkan Keanu Massaid ini tentu saja tak luput dari sorotan. Beragam komentar dilontarkan warganet ketika mendengar kisah putra satu-satunya Angelina Sondakh tersebut.
"Pernah ada di posisi Keanu dan berharap semoga anakku tidak merasakan apa yang dirasakan mamanya," komentar warganet.
"Sabar ya. Mama pasti sanggup, adik jadi anak sukse, rezeki berlimpah," imbuh warganet.
"MasyaAllah. Keanu sekarang udah ganteng banget. Strong kayak mamanya," timpal warganet.
"Nangis," ujar warganet.
"Terharu. InsyaAllah Keanu akan menjadi anak hebat dan berprestasi," kata warganet.
"Anaknya ngerti keadaan ibunya. Semoga jadi anak baik dan soleh," tambah warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Cerita Angelina Sondakh Tahan Keanu Massaid Ikuti Sekolah Bola di Barcelona: Aku Selalu Ingat Mas Adjie...
-
Tangis Pilu Aaliyah Massaid Kecil Rindukan Reza Artamevia, Angelina Sondakh: Aku Janji...
-
Cerita Angelina Sondakh Ajak Keanu Massaid Berobat ke Psikiater saat Alami Masa Sulit, Publik: Keputusan Tepat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza