Suara.com - Dian Sastrowardoyo kedapatan membiarkan tas Bottega Rp 44,7 juta terseok di lantai. Momen ini terjadi saat pemeran Gadis Kretek itu menikmati patung dewi yang dipercaya sebagai perwujudan Ken Dedes.
Momen ini dibagikan Dian Sastrowardoyo yang bertingkah beda dari para pemilik tas mewah pada umumnya. Ini karena Dian Sastrowardoyo membiarkan tas mahalnya terseok di lantai, saat mengagumi patung dewi yang diklaim sebagai arca tercantik di abad 13 atau zaman Kerajaan Singasari.
Dian Sastro yang berjongkok tidak sadar tas mewahnya menyentuh lantai, dan asik menatap patung yang disebut Sang Dewi Prajna Paramita. Bahkan perempuan berusia 42 tahun ini juga mengaku nama tengahnya diambil dari nama patung tersebut, yakni Diandra Paramita Sastrowardoyo.
"Memandangi sang dewi Prajna Paramita. Bapakku yang Bhuddist, ngasih nama tengahku dari dewi ini. Artinya Kebijaksanaan Tertinggi," tulis Dian Sastro dalam unggahan Instagram pribadinya, dikutip suara.com, Kamis (4/7/2024).
Dalam potret itu, Dian juga tampak santai mengenakan blouse blaster hitam putih lengkap dengan celana denim. Namun tas Bottega Veneta jenis Mini Jodie berwarna caramel ini dijual dengan harga 2.150 poundsterling atau setara Rp 44,7 juta.
Tas ini memang terkenal punya desain yang cukup unik, yaitu berupa pegangan berbentuk simpul dan dan kulit bagian luar yang seolah dianyam secara khusus membuat tas ini punya ciri khas.
Dian Sastrowardoyo kagum dan menangis lihat patung dewi
Ibu dua anak ini menceritakan mengaku memiliki ikatan khusus dengan arca ini, bukan hanya nama tengahnya terinspirasi dari nama asli dewi yang diabadikan dalam sebuah patung. Tapi juga merasa bahagia bisa melihat langsung arca tersebut.
"Pagi ini aku dapat kesempatan untuk melihat langsung arca tercantik dari jaman Singasari ini (Abad 13) jamannya Ken Dedes btw, dan aku mewek dong, entah kenapa," ungkap Dian.
Baca Juga: Punya Profesi Mentereng, Begini Mahalnya Harga Tas Ibu Sarah Menzel di Acara Lamaran sang Anak
Ia juga menambahkan, ada aura khusus yang dipancarkan dalam patung tersebut. Apalagi patung yang dipercaya sebagai Ken Dedes ini merupakan ibu dari hampir semua raja besar Nusantara, yang artinya di sebelum Indonesia berdiri.
"Aku jadi inget komik yang pernah aku baca karya R.A. Kosasih waktu kecil. Di situ diceritain bahwa Ken Dedes itu perwujudan Prajna Paramita, kebijaksanaan tertinggi, dan siapa pun yang jadi suaminya akan menjadi raja. Wow, sakti juga ya beliau," pungkas Dian Sastrowardoyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara