Puasa weton anak menjadi salah satu kebiasaan yang kerap dilakukan oleh masyarakat Jawa, khususnya saat memasuki bulan Muharram atau bulan Suro. Lantas bagaimana niat puasa weton anak? Simak selengkapnya ulasan berikut ini ya.
Suara.com - Puasa weton dipercaya mengandung banyak manfaat, seperti halnya memperkuat hubungan antara orang tua anak anaknya, meningkatkan kesehatan anak, hingga menolak bala. Puasa weton anak yang dilakukan juga merupakan wujud dari rasa syukur atas kelahiran sang anak.
Tradisi puasa wetonan sendiri sudah ada sejak zaman dahulu. Pada awal kemunculannya, puasa weton hanya dilakukan oleh kalangan keluarga kerajaan. Kemudian, seiring berjalannya waktu, tradisi ini juga banyak dilakukan oleh masyarakat Jawa pada umumnya.
Niat Puasa Weton Anak
Membaca niat puasa weton anak menjadi salah satu hal paling penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan ibadah puasa sunnah ini. Niat puasa weton anak berisi permohonan kepada Allah SWT agar puasa yang dijalankan diterima dan memberikan manfaat baik bagi anak.
Dalam Islam sendiri, tidak ada niat khusus untuk puasa weton anak. Namun, masyarakat dapat melafalkan niat puasa mutlak. Dilansir laman Universitas An Nur Lampung, Jumat (12/7/2024), puasa weton anak bisa disamakan dengan mutlak. Adapun puasa mutlak adalah puasa yang tidak terikat dengan sebab maupun waktu. Dalam dalilnya disebutkan bahwa:
"Dari 'Aisyah Ummul Mu'minin berkata: Suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendatangiku seraya berkata: 'Apakah kalian mempunyai sesuatu (yaitu makanan)?' Maka kami menjawab: 'Tidak, beliau berkata: 'Kalau begitu aku berpuasa.' Kemudian beliau mendatangi kami pada hari yang lain, maka kami berkata: 'Wahai Rasulullah, kita telah diberi hadiah hais (nama sebuah makanan).' Beliau berkata: 'Perlihatkan kepadaku!' Sungguh aku sebenarnya pagi ini puasa. Kemudian beliau memakannya (membatalkan puasa beliau)." (HR. Muslim).
Niat Puasa Weton Anak
Niat puasa weton anak berbunyi: Nawaitu shauma sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Baca Juga: Kapan Puasa Asyura dan Tasua 2024? Ini Jadwal Puasa Bulan Muharram, Bacaan Niat dan Keutamaannya
Artinya: "Saya niat berpuasa sunah karena Allah ta'ala."
Hukum Puasa Weton Anak
Jika merujuk dalam Al-Quran, tidak ada ayat yang secara khusus menyinggung tentang anjuran puasa kelahiran anak. Akan tetapi, terdapar beberapa ayat yang menunjukkan bahwa berpuasa merupakan salah satu cara untuk mendekatkan manusia kepada Allah SWT dan mengharap limpahan pahala dari-Nya. Salah satunya, firman Allah SWT:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Kemudian dalam hadits, ada beberapa riwayat yang mengatakan terkait puasa kelahiran anak atau puasa weton yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Misalnya saja, hadits berikut ini:
“Dari Abu Qatadah Al-Anshari RA, ia berkata: Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Senin, maka beliau bersabda: Pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu pula wahyu diturunkan kepadaku.” (HR. Muslim)
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi
-
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah
-
Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya
-
Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Waduh, Lupa Bayar Zakat Fitrah Setelah Sholat Idulfitri? Ini Hukum dan Cara Mengatasinya
-
5 Tips Aman Makan Makanan Bersantan saat Lebaran agar Tetap Sehat
-
Jangan Biarkan Iman 'Drop', 7 Tips Menjaga Semangat Ibadah Tetap On Fire setelah Ramadan
-
Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan
-
Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya