Kebaya janggan merupakan kebaya dengan potongan yang menyerupai surjan (pakaian adat Jawa bagi laki-laki) namun dibuat dengan model kerah lebih tinggi. Kebaya ini menjadi terkenal baru-baru ini lantaran dipakai oleh Dian Sastrowardoyo dalam series Gadis Kretek yang tayang di Netflix tahun 2023 lalu.
Menurut Lenny, sebenarnya kebaya janggan ini tidak dikenakan oleh masyarakat secara umum. Kebaya janggan ini hanya dipakai oleh abdi dalem keraton dengan pangkat dan pekerjaan tertentu.
"Dan kalaupun dipakai oleh istri-istri pejabat biasa yang di luar istana, itu juga untuk acara-acara khusus saja, jadi tidak umum masyarakat Indonesia memakai kebaya janggan," kata Lenny.
Selain jenis-jenis kebaya di atas, kini masyarakat Indonesia juga mengenal kebaya modern yang menurut Lenny, merupakan kebaya yang masih mendekati bentuk pakem, dan pemakaiannya dipadankan dengan kain wastra Nusantara atau rok panjang bersiluet A line maupun putri duyung.
Menurut Lenny, kebaya modern kini sangat populer dan membawa tren berkebaya saat menikah dan ke acara pesta lainnya, menggeser popularitas pakaian pengantin/pesta gaya Barat.
"Hal ini bermula di tahun 2000-an, di mana desainer-desainer Indonesia yang saat itu sedang populer adalah lulusan dari Eropa, dan mereka membawa skill pembuatan baju yang seperti Eropa klasik. yang dengan korset, dengan rok mekar yang glamor, dengan payet-payetan, dan sebagainya, tapi mereka memasukkan unsur-unsur glam tersebut ke dalam bentuk kebaya, sehingga perempuan Indonesia yang fashionable merasa bahwa 'Nah, ini keren, nih. Saya cinta Indonesia tapi saya juga tidak ketinggalan zaman'," pungkas Lenny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN