Suara.com - Meita Irianty kini tengah menjadi perhatian di media sosial setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap bocah berusia 2 tahun berinisial MK. Insiden ini diduga terjadi di daycare Wensen School Indonesia, milik Meita yang berlokasi di Cimanggis, Depok.
Sebelumnya, Meita pernah mengungkapkan alasan mendirikan daycare ini adalah untuk membantu anaknya yang kesulitan bersosialisasi dengan orang baru.
“Dek Sena ini berbeda sikapnya saat bertemu dengan orang yang bukan tinggal bersama, nangis sampai jejeritan. Itu motivasi terbesar sih agar dek Sena mau sosialisasi juga,” katanya dalam akun Instagram @wensenschoolindonesia.
Meita Irianty, yang akrab disapa Tata, adalah seorang influencer di bidang parenting sekaligus pengusaha daycare. Selain itu, dia juga menjalankan bisnis skincare bernama Sarian Skincare yang mampu menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah. Tidak hanya itu, Meita juga memiliki bisnis makanan, yakni Seblak Prasmanan WFC (Wensen Food Creative).
Meita sering menjadi pembicara dalam berbagai seminar sebagai ‘mompreneur’. Ia pernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi dan melanjutkan studi di Fakultas Manajemen Universitas Terbuka, meskipun saat ini statusnya adalah mahasiswa nonaktif.
Daycare miliknya, Wensen School Indonesia (WSI), memiliki cabang di Depok dan Tangerang Selatan. Cabang di Depok diduga menjadi lokasi penganiayaan terhadap balita tersebut.
Tata kerap membagikan video parenting dan konten-konten bijak mengenai anak dan ibu melalui akun TikTok-nya, @tatairianty. Namun, diduga akibat kontroversi ini, akun media sosialnya seperti TikTok dan Instagram mendadak hilang.
Dugaan Kronologi Kejadian
Dalam rekaman CCTV yang beredar, insiden penganiayaan terjadi pada 10 Juni 2024 sekitar pukul 09.02 WIB. Video yang menunjukkan Meita Irianty menganiaya balita tersebut menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun X @gianlu**ch.
Baca Juga: Profil dan Biodata Meita Irianty, Influencer Parenting yang Diduga Aniaya Balita
Dalam video tersebut, Meita terlihat mencubit, menendang, dan membanting anak tersebut di sebuah ruangan, memicu kemarahan warganet.
Meita Irianty juga dikenal aktif menyuarakan kasus kekerasan terhadap anak. Selain mengelola daycare, ia juga menjalankan bisnis produk kecantikan bernama Sarian Skincare. Meita sempat bekerja di salah satu portal berita di Indonesia, namun mengundurkan diri pada Mei 2023 untuk fokus menjalankan bisnis daycare.
Kontroversi ini telah menempatkan Meita Irianty di tengah perhatian publik, mempengaruhi reputasinya sebagai influencer dan pengusaha. Sementara itu, proses hukum atas dugaan penganiayaan masih berlangsung dan menjadi sorotan media serta masyarakat.
Meskipun demikian, kebenaran apakah Meita merupakan pelaku penganiayaan belum dapat dipastikan. Pembaca diharapkan menunggu keterangan resmi dari pihak berwajib terkait dugaan kasus penganiayaan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu