Suara.com - Tanggal 19 Agustus 2024 mendatang, akan ada fenomena langit spesial berupa blue moon dan supermoon yang terjadi bersamaan. Kedua fenomena tersebut sangat jarang terjadi bersamaan, sehingga malam itu akan jadi kesempatan langka untuk melihat bulan yang lebih besar dan cerah di langit.
Sebuah brand jam tangan ternama, Swatch, merayakan fenomena istimewa ini dengan merilis edisi terbatas terbaru mereka, Bioceramic MoonSwatch Mission to The Super Blue Moonphase.
Desain dari jam tangan ini benar-benar memukau. Dominasi warna biru yang terinspirasi dari keindahan bulan purnama memberikan kesan yang elegan dan misterius. Bahan bioceramic paten milik Swatch, yang terbuat dari campuran unik dari dua pertiga keramik dan sepertiga bahan dasar nabati yang diproduksi dari minyak jarak, memberikan tampilan yang modern, ringan, dan nyaman saat dipakai.
Selain tampilannya yang menawan, jam tangan ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur menarik seperti:
- Fungsi Fase Bulan: Detail fase bulan yang ditampilkan dengan menggunakan tinta UV pada subdial pukul 2 memberikan sentuhan artistik dan informatif.
- Kronograf: Fitur kronograf yang presisi memungkinkan pengukuran waktu dengan akurat.
- Skala pulsometer biru dengan penanda putih terdapat pada bezel Bioceramic, yang memungkinkan pemakainya mengetahui detak jantung tanpa harus menghitungnya.
- Tachymeter: Skala tachymeter pada bezel berguna untuk menghitung kecepatan.
- Dial panda: Dial silver-opaline yang memiliki subdial biru yang kontras.
Buat kamu para kolektor yang ingin memilikinya, Bioceramic MoonSwatch Mission to The Super Blue Moonphase tersedia dari 1 hingga 19 Agustus (tanggal bulan purnama) hanya di gerai Senayan City, dengan antrian dimulai pukul 5 sore dengan jumlah terbatas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
5 Lipstik Hanasui Untuk Bibir Hitam yang Tahan Lama
-
6 Body Lotion Tone Up Murah Mulai Rp30 Ribuan, Bikin Kulit Cerah Seketika
-
5 Moisturizer Murah Alternatif La Roche Posay Cicaplast Baume B5+ untuk Rawat Skin Barrier
-
Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja
-
7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri
-
Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
-
Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu
-
Siapa Pemilik Pendopo Tulungo? Ternyata Sudah Diwariskan Soimah ke Sosok Ini
-
5 Rekomendasi Hybrid Sunscreen yang Cocok untuk Aktivitas Outdoor Sehari-hari
-
Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia