Suara.com - Meminum kopi dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut bagi sebagian orang karena sifat alaminya yang asam. Menurut laporan dari Verywell Health, kopi memiliki kadar pH yang berkisar antara 4,85 hingga 5,13, di mana semakin rendah pH, semakin asam minuman tersebut.
Kopi yang diseduh panas cenderung memiliki kadar keasaman yang lebih tinggi dibandingkan kopi yang diseduh dingin.
Sehingga beberapa orang lebih memilih kopi dengan kadar asam yang lebih rendah karena rasanya yang lebih lembut dan ringan.
Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa tidak banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kopi rendah asam, kopi fermentasi ganda, atau kopi hijau lebih baik untuk sistem pencernaan.
Kepekaan terhadap kopi sangat bervariasi antar individu dan dipengaruhi oleh faktor genetik. Oleh karena itu, mencoba berbagai merek dan metode penyeduhan dapat membantu menemukan kopi yang lebih mudah dicerna.
Menambahkan susu atau memilih kopi tanpa kafein juga dapat membantu mengurangi efek asam.
Bagi mereka yang mengalami refluks asam, disarankan untuk membatasi konsumsi kopi hingga satu hingga dua cangkir per hari, dan menghindari minum kopi dua hingga tiga jam sebelum tidur.
Berita Terkait
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Prabowo Pamer Diminta Jadi Brand Ambassador Kopi: Biar Dapat Suplai Terus!
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional