Suara.com - Mantan pebulutangkis Greysia Polii turut merasa bangga terhadap keberhasilan kontingen Indonesia yang meraih dua medali emas di Olimpiade 2024 Paris. Seperti yang diketahui, Greysia Polii telah pensiun usai 19 tahun berkarier di bulu tangkis dan banyak meraih gelar juara. Sederet prestasi Greysia Polii turut mengharumkan nama Indonesia.
Raihan mendali emas di Olimpiade 2024 Paris, sempat membuat Greysia Polli mengenang kembali kejadian di Olimpiade 2012 London. Greysia Polii yang kala itu berpasangan dengan Meiliana Jauhari mendapatkan kartu hitam. Mereka harus didiskualifikasi dari London lantaran dianggap tidak sportif.
Tak pantang menyerah, Greysia Polii akhirnya mampu membalas apa yang terjadi di London 2012 dengan meraih prestasi terbaik di Tokyo 2020. Greysia bersama Apriani Rahayu membawa pulang medali emas.
Melalui cutiatannya di X, Greysia Polii mengungkapkan rasa bangga Indonesia bisa meraih medali emas di Olimpiade 2024 Paris. Apalagi dua medali itu diraih bukan dari cabang olahraga bulutangkis.
Namun dalam cuitan lain Greysia Polli menanggapi kritikan masyarakat yang menyebut pejabat di Indonesia kurang memerhatikan atlet. Kritikan masyarakat itu justru dibantah oleh Greysia Polii yang merasa puas dengan kinerja Erick Thohir dan para pejabat dalam bidang olahraga di Indonesia.
Cuitan atlet badminton yang kini sudah gantung raket tersebut, justru dicap sebagai bentuk ketidakpekaan ia atas situasi dunia olahraga saat ini. Meski demikian, kini cuitan tersebut sudah dihapus olehnya.
Prestasi Greysia Polii
Greysia Polii lahir di Jakarta, 11 Agustus 1987. Ia menjalani debut sebagai atlet bulu tangkis untuk timnas ketika masih berusia 16 tahun, tepatnya pada tahun 2003.
Selama berkiprah di olahraga bulu tangkis, Greysia tercatat berhasil mereguk enam gelar World Tour, tiga gelar BWF Superseries, serta lima gelar BWF Grand Prix. Prestasinya itu belum termasuk medali emas yang berhasil diraihnya di SEA Games Filipina 2019, Asian Games Incheon 2014, dan juga Olimpiade Tokyo 2020.
Selama menjalani karier di ganda putri, Greysia menorehkan rekok 448 menang dan 229 kalah. Sementara di ganda campuran catatannya yaitu 58 menang dan 37 kalah. Ranking tertinggi yang diraihnya yaitu nomor dua ketika berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari. Adapun ketika berpasangan dengan Apriyani, wanita berusia 37 tahun itu mencatat ranking tertinggi nomor tiga.
Berikut ini adalah deretan gelar dan prestasi Greysia Polii saat jadi atlet bulu tangkis:
- Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 (bersama dengab Apriyani Rahayu)
- Medali emas Asia Games Incheon 2014 (bersama dengan Nitya Krishinda Maheswari)
- Medali emas SEA Games Manila 2019 (bersama dengan Apriyani Rahayu)
- India Open 2018 (bersama dengan Apriyani Rahayu)
- Thailand Open 2018 (bersama dengan Apriyani Rahayu)
- India Open 2019 (bersama dengan Apriyani Rahayu)
- Indonesia Masters 2020 (bersama dengan Apriyani Rahayu)
- Spain Masters 2020 (bersama dengan Apriyani Rahayu)
- Thailand Open 2020 (bersama dengan Apriyani Rahayu)
- Korea Open 2015 (bersama dengan Nitya Krishinda Maheswari)
- Singapore Open 2016 (bersama dengan Nitya Krishinda Maheswari)
- French Open 2017 (bersama dengan Apriyani Rahayu)
- Phillipines Open 2005 (bersama dengan Jo Novita)
- Thailand Open 2013 (bersama dengan Nitya Krishinda Maheswari)
- Chinese Taipei Open 2014 (bersama dengan Nitya Krishinda Maheswari)
- Chinese Taipei Open 2015 (bersama dengan Nitya Krishinda Maheswari)
Itu tadi prestasi Greysia Polii yang mengharumkan nama Indonesia. Mengaku terharu Indonesia memperoleh 2 emas di Olimpiade 2024 Paris, di cuitan lain sosoknya justru dihujat karena dinilai tidak peka dengan kondisi atlet di Indonesia.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim