Suara.com - Airlangga Hartarto dikenal sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI dan juga Ketua Umum Partai Golkar sejak 2017. Namun, Airlangga Hartarto saat ini telah menyatakan mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Simak profil Airlangga Hartarto lebih lengkap di bawah ini.
Keputusan mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar dilakukannya dengan tujuan menjaga stabilitas transisi pemerintahan ke depan dan keutuhan Golkar. Saat ini beredar kabar bahwa Agus Gumiwang Kartasasmita ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar sampai pemilihan resmi Ketua Umum terpilih dilaksanakan.
Profil Airlangga Hartarto
Dikutip dari ekon.go.id, Airlangga Hartarto lahir di Surabaya pada 1 Oktober 1962. Ia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada Kabinet Indonesia Maju, dilantik pada 23 Oktober 2019. Sebelumnya, Airlangga mengemban tugas sebagai Menteri Perindustrian periode 2016-2019 dalam Kabinet Kerja (reshuffle jilid ke-2).
Airlangga Hartarto menamatkan jenjang pendidikan sekolah menengah atas di SMA Kanisius Jakarta pada 1981. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil jurusan Teknik Mesin. Ia lulus dengan gelar sarjana di tahun 1987.
Airlangga Hartarto kemudian melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat. Ia menempuh pendidikan master di The Wharton School, University of Pennsylvania, Philadelphia, USA pada 1993 dan juga mengambil gelar Master of Bussiness Administration (MBA) di Monash University, Australia tahun 1996. Ia juga lulus gelar master of Management Technology (MMT) Melbourne Business School University of Melbourne, Australia, 1997.
Airlangga Hartarto memiliki dua gelar Doctor Honoris Causa. Pertama gelar Doctor Honoris Causa di bidang Kebijakan Pembangunan dari The Korea Development Institute (KDI) School of Public Policy and Management, South Korea, tahun 2019. Kedua, gelar Doctor Honoris Causa di bidang Manajemen Olahraga dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada 2020.
Riwayat karier
Airlangga Hartarto merupakan putra dari Hartarto Sastrosoenarto, Menteri Perindustrian pada era Orde Baru. Sebelum terjun ke dunia politik, Airlangga lebih dulu tertarik dengan bisnis. Ia memulai karier di sektor industri.
Airlangga Hartarto pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Fajar Surya Wisesa Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kertas. Dia juga berbisnis di bidang agraria (pupuk) dengan PT. Graha Curaha Niaga. Selain bergerak di bidang agraria, ia juga berbisnis di bidang alat berat dengan PT. Jakarta Prime Crane dan juga PT. Bisma Narendra. Ia juga pernah menjabat sebagai komisaris PT. Sorini Corporation Tbk.
Jejak karier politik Airlangga Hartarto dimulai sejak ia terpilih sebagai Wakil Bendahara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Periode 2004-2009. Kemudian ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR periode tahun 2009-2014, daerah pemilihan Jawa Barat V. Ia lolos ke Senayan sebagai anggota DPR RI. Di tahun 2016, Airlangga Hartarto dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi Menteri Perindustrian Kabinet Indonesia Kerja. Kemudian, di tahun 2017, Airlangga Hartarto terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Baca Juga: Airlangga Genggam Kedua Tangan Saat Umumkan Pengunduran Diri dari Ketum Golkar, Pertanda Apa?
Airlangga Hartarto mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar terhitung sejak Sabtu, 10 Agustus 2024. Dalam siaran pernyataan pengunduran dirinya, Airlangga Hartarto menyinggung Partai Golkar sebagai partai besar, matang, dan dewasa akan segera menyiapkan mekanisme organisasi yang sesuai dengan ketentuan AD/ART yang masih berlaku. Ia menyampaikan agar demokrasi harus tetap dikawal dan dikembangkan terus menerus.
Demikian itu informasi profil Airlangga Hartarto sampai jejak karirnya. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya