Suara.com - Menikmati hamparan rerumputan luas dengan beraneka ragam pepohonan bersama keluarga di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat menjadi salah satu alternatif berlibur bersama keluarga.
Apalagi, baru-baru ini, Kebun Raya Bogor yang tak henti melakukan berbagai inovasi, baru saja merevitalisasi Taman Soedjana Kassan dalam bentuk yang baru nan filosofis.
Menggandeng Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF), revitalisasi ini dilakukan untuk menjaga konservasi alam sekaligus meningkatkan sisi wisata edukasi dan pelayanan kepada pengunjung.
"Revitalisasi ini merupakan bentuk kepedulian BLDF terhadap pentingnya menjaga area hijau serta menjadikan taman sebagai sebuah sarana edukasi bagi masyarakat luas. Kami juga bangga bisa turut berperan dalam melakukan pelestarian di area Kebun Raya Bogor yang memiliki koleksi flora yang begitu kaya dan khususnya di Taman Soedjana Kassan," ujar Director – Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara.
Proses revitalisasi oleh Djarum Foundation dimulai sejak bulan September 2023 dan proses revitalisasi selesai pada bulan November 2023. Kemudian bulan Desember 2023 taman ini sudah dibuka untuk umum.
Penasaran dengan keistimewaan Taman Soedjana Kassan yang sayang jika dilewatkan saat ke Kebun Raya Bogor? Berikut beberapa fakta menarik yang perlu kamu ketahui.
1. Dibangun Pada 17 Mei 1985
Taman Soedjana Kassan merupakan salah satu taman non koleksi di Kebun Raya Bogor yang memiliki keistimewaan tersendiri. Taman ini dibangun pada 18 Mei 1985 sebagai penghargaan terhadap Soedjana Kassan, salah seorang kurator di Kebun Raya Bogor pada tahun 1949-1959 yang kemudian menjadi orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Kebun Raya Bogor (1959-1969).
2. Terdapat Ornamen Burung Garuda
Baca Juga: 4 Rekomendasi Anime Edukasi yang Bisa Membuatmu Pengen Belajar Lagi
Di taman dengan luas 11.754 meter persegi ini, pengunjung bisa melihat monumen patung Soedjana Kassan, serta ornamen taman yang ditata dalam satu relief besar berbentuk replika Burung Garuda Pancasila.
Ini merupakan simbol dari Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang berada di tengah-tengah taman. Menariknya, relief besar berbentuk replika Burung Garuda Pancasila ini dibentuk dari warna-warni kombinasi berbagai jenis tumbuhan penutup tanah yang jumlahnya mencapai 12.100.
3. Ornamen Burung Garuda Dihiasi 8 Tanaman Outdoor
Taman ini memiliki pemandangan lanskap berbagai tanaman antara lain Aerva Merah (Aerpa sp.), Legistrum Kuning (Ligustrum sinense ‘sunshine’), Rombusa Mini (Tabernaemontana corymbosa ‘dwarf’), Rombusa Putih (Tabernaemontana sp. ‘variegata’), Serut Merah (Loropetalum lanceum), Kucai Mini (Ophiopogon sp.), Pandan Kuning (pandanus pygmaeus), dan Teh-tehan variegata (Acalypha siamensis 'variegata').
Tanaman-tanaman ini telah dipilih sebagai tanaman outdoor yang paling tepat karena tidak memiliki bila terkena sinar matahari langsung.
4. Mengidentifikasi Tumbuhan Secara Digital
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang