Suara.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan sudah menyita 88 tas mewah milik Sandra Dewi. Tak ini disita terkait kasus dugaan korupsi suami Sandra Dewi, Harvey Moeis.
Kekinian terungkap fakta mengejutkan tentang tas mewah Sandra Dewi yang disita oleh Kejari Jakarta Selatan. Di mana 6 dari 88 tas yang disita ternyata terbukti sebagai barang KW alias palsu.
Hal ini disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat pada 14 Agustus 2024. Lantas, apa saja tas Sandra Dewi yang ternyata KW?
Menurut keterangan Jaksa saat sidang, tas Sandra Dewi yang ternyata palsu atau tidak dapat diidentifikasi serta diautentikasi ada 6 buah. Tas-tas tersebut berasal dari merek Hermes, Chanel, hingga Dior.
Untuk lengkapnya, berikut daftar tas Sandra Dewi yang dinyatakan palsu oleh Jaksa:
Tas yang Tidak Dapat Diautentikasi
- Hermes Mini JYPSiere stamp B (2023) bahan lainnya, warna beton/putih
Tas yang Tidak Dapat Diidentifikasi
- Chanel Classic Double Flap Bag warna merah
- Chanel Classic Double Flap Bag warna beige
- Chanel Classic Double Flap Bag Medium warna abu-abu
- Dior Medium Bobby Bag warna cokelat
- Hermes Lindy 20 warna cokelat
Kabar tas mewah Sandra Dewi ternyata palsu langsung heboh dibahas oleh banyak akun di media sosial. Salah satunya akun pembasmi.kehaluan.reall di Instagram. Sejumlah netizen ternyata kaget karena Sandra Dewi memakai barang palsu.
"Sekelas Sandra Dewi tasnya ternyata KW," sentil netizen. "KW-nya mereka bisa puluhan juta juga," celetuk yang lain. "KW-nya bukan KW 100 ribuan kak," timpal yang lain.
Baca Juga: Jejak Digital Kartika Dewi Pakai Barang Branded, Kini Diduga Kecipratan Korupsi Harvey Moeis
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya