Suara.com - Bapak-anak, Otto Hasibuan dan Yakup Hasibuan merupakan pengacara Jessica Wongso, terpidana kasus kopi sianida. Kini, ia resmi bebas bersyarat sejak 18 Agustus 2024 usai menerima remisi hampir lima tahun.
Sama-sama berjuang untuk membuktikan Jessica tak bersalah, Otto Hasibuan dan Yakup Hasibuan disorot. Kinerja mereka pun dipuji oleh sejumlah pihak yang meyakini bahwa Jessica bukan pembunuh Mirna.
Otto dan Yakup sendiri memulai karier sebagai pengacara di masa yang tak sama. Oleh karena itu, bapak-anak ini memiliki perbedaan kelas yang kini turut disorot. Tepatnya usai Jessica Wongso keluar dari bui.
Beda Kelas Otto Hasibuan Vs Yakup Hasibuan
Otto Hasibuan diketahui bersekolah di Sumatera Utara. Ia kemudian melanjutkan studinya ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah itu, ia memutuskan belajar hukum ke luar negeri.
Ia pun berhasil meraih gelar master dari Universitas Teknologi Sydney, Australia untuk studi perbandingan hukum. Otto Hasibuan kemudian turut diberikan Doktor Filsafat dari kampus sama saat mengambil S1, yakni UGM.
Soal karier, Otto memulainya sebagai pengacara dan bergabung dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Di sana, ia diangkat menjadi komisaris dan sekretaris. Lalu, ia juga gabung ke IKADIN.
Otto ditunjuk menjadi sektretaris wilayah Jakarta pada Ikatan Advokat Indonesia tersebut. Ia juga menjabat ketua cabang Jakarta Barat hingga memiliki firma hukum sendiri bernama Otto Hasibuan & Associates.
Selain itu, Otto turut menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi ternama. Mulai dari UGM, Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Jayabaya, di mana ia dianugerahi gelar profesor kehormatan pada tahun 2014.
Baca Juga: Pesan Psikolog Lita Gading untuk Jessica Wongso yang Bebas Bersyarat: Jangan ke Luar Negeri
Otto juga memiliki bisnis golf yang diberi nama Ottolima di Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan. Tak heran jika kekayaannya melimpah hingga mempunyai rumah dan mobil mewah, seperti Lamborghini serta Ferrari.
Terkait tarifnya sebagai pengacara, pernah terungkap saat ia membela Djoko Tjandra, terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali. Diketahui, ia dibayar sebesar UDS2,5 juta atau setara Rp39 miliar.
Angka itu disebut-sebut menjadi tarif termahal bagi Otto. Namun, ia malah menggugat Djoko Tjandra karena tidak membayar. Di sisi lain, ia mengaku tak meminta bayaran saat membela Jessica Wongso.
"Saya tidak dibayar sama sekali. Saya tegaskan disini saya tidak dibayar. Hanya pernah waktu itu bapaknya Jessica mengantarkan semangkuk bubur kepada saya dan tim saya," ujar Otto Hasibuan di kanal Youtube Karni Ilyas Club beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Yakup Hasibuan merupakan lulusan S1 Hukum Universitas Indonesia (UI) pada 2016. Ia kemudian melanjutkan studinya ke New York University School of Law dan lulus dengan gelar Legum Magister (LLM).
Selain pendidikan hukum, pada 2019 lalu, Yakup juga pernah mengambil sertifikasi finance di Harvard Business School. Namun, ia akhirnya memilih berkarier sebagai pengacara profesional sejak tahun 2017.
Berita Terkait
-
Pesan Psikolog Lita Gading untuk Jessica Wongso yang Bebas Bersyarat: Jangan ke Luar Negeri
-
Baru Diungkap, Cerita Jessica Wongso di Balik Ketegarannya Selama Sidang Kasus Kopi Sianida
-
Jessica Wongso Bingung Operasikan Ponsel Gegara 8 Tahun di Penjara, Malah Dicibir: Jago Aktingnya
-
Jessica Wongso Ungkap Hal Paling Berat Selama di Penjara: Saya Harus Menerima
-
Tak Tahu Persis Kasusnya, Menkumham Supratman Sebut Bebas Bersyarat Jessica Wongso Sudah Sesuai Ketentuan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal