Suara.com - Di tengah kemeriahan upacara HUT RI ke-79 ke IKN, isi snack upacara di sana rupanya tidak luput dari sorotan. Pasalnya, snack yang dibagikan terlihat “berlabel” khusus ikon IKN.
Snack di upacara itu pun dikemas dalam bingkisan yang cukup besar berwarna merah. Penasaraan apa saja isi snack upacara kemerdekaan di IKN? Yuk kita unboxing bersama-sama.
Isi snack upacara IKN
Sebuah akun TikTok @krshnaw menunjukkan bahwa ia mendapatkan beberapa jenis minuman, snack ringan hingga roti.
Snack, roti, dan minuman yang didapatkan pemilik akun tersebut sebenarnya bisa kita dapat dengan mudah di warung-warung terdekat. Bedanya, air minum dalam kemasan, teh, roti holland bakery, dan snack dari perusahaan nabati tersebut dilapisi dengan label IKN.
Isi snack upacara IKN tersebut rupanya berhasil mengundang tanggapan yang beragam. Beberapa ikut senang melihatnya, tetapi tidak sedikit pula yang menyayangkannya.
“iya deeh, yang keluar uang gue (bayar pajak) Rp 87 miliar buat cara ini. Modal logo, rasanya sama kaya di warung,” kritik warganet.
“beli label di produk makanan proyeknya berapa milyar tuuh,” tulis yang lain.
“edisi spesial, berkesan banget biasaya akan dijadikan kenang2an,” tulis warganet yang pro.
Baca Juga: Formasi CPNS IKN: Syarat, Gaji dan Jurusan yang Dibutuhkan
“waduh keren, disimpen sebagai kenangan,” tulis yang lainnya.
Pemerintah juga sediakan souvenir
Selain snack, pemerintah rupanya juga menyediakan souvenir bagi tamu undangan dan pekerja konstruksi yang datang ke upacara HUT ke-79 RI.
Seorang warga sekitar yang menghadiri upacara mengaku mendapat kaus, topi, totebag, hingga buku. Semua souvenir tersebut tentu sudah didesain khusus spesial kemerdekaan.
Jika melihat rencana yang sudah disesuaikan, pemerintah telah mengundang kurang lebih 1.300 tamu undangan untuk hadir langsung di lapangan Istana Negara IKN. Jumlah ini, jauh lebih sedikit dari rencana awal yang mencapai 8.000 tamu.
“Awal-awal yang diundang itu 8.000, dihitung-hitung ternyata hotelnya enggak cukup, akomodasi tidak cuko, konsumsi juga sangat sulit karena memang ekosistemnya belum terbangun di sini,” ujar Jokowi beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Menteri Basuki Bilang Tinggal di IKN Bisa Bikin Panjang Umur, Begini Respons Guru Besar FKUI
-
Menteri PUPR Sebut Tinggal di IKN Bisa Perpanjang Hidup Selama 10 Tahun
-
Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN, Warganet: Ini Baru Garuda, Bukan Kelelawar
-
Formasi CPNS IKN: Syarat, Gaji dan Jurusan yang Dibutuhkan
-
Dapat Anggaran Minim, Pembangunan IKN Tetap Bisa Berjalan?
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
-
4 Skincare Lacoco untuk Hempaskan Noda Hitam, Brand Lokal Rasa Premium
-
Setelah Serum Boleh Pakai Moisturizer? Ini 5 Pelembap Terbaik yang Mudah Menyerap
-
BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
-
Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
-
5 Shio yang Energinya Diprediksi Akan Bertabrakan di Tahun Kuda Api
-
5 Program Mudik Gratis 2026, Rute Pulang Lebaran ke Seluruh Jawa hingga Sumatera dan Kalimantan
-
Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadhan 2026 di Semua Provinsi, Cek di Sini!
-
5 Sepeda Lipat Listrik Super Tangguh Anti Jebol, Kuat Angkat Bobot hingga 100 Kg
-
Sepatu Putih Sebaiknya Dicuci Pakai Apa? Ini Cara Merawat yang Benar agar Tidak Kuning