Suara.com - Farid Irfan Siddik Kepala Badan Pengusaha Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan (BP Bintan) masih belum melaporkan harta kekayaannya ke KPK sejak 2022. Hal itu mempengaruhi minat publik terhadap profil Farid Irfan Siddik kepala BP Bintan ini.
Pihak KPK tengah menindaklanjuti ketidakpatuhan penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaan mereka. KPK juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi soal adanya dugaan tindak pidana korupsi melalui saluran pengaduan masyarakat.
Atas informasi tersebut di atas, masyarakat pun jadi ingin tahu profil Farid Irfan Siddik Kepala BP Bintan yang juga merupakan suami dari Dwi okta Jelita atau dikenal sebagai Jelita Jeje. Jelita Jeje sendiri merupakan seorang selebgram yang berbisnis di bidang skincare.
Profil Farid Irfan Siddik Kepala BP Bintan
Farid Irfan Siddik merupakan putra dari Staf Ahli Jaksa Agung Indonesia, Asri Agung Putra. Ia juga memimpin Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kepulauan Riau periode 2021-2025. Salah satu prestasi Farid adalah membangun akses jalan ke Kawasan Wisata Mangrove di Desa Sebong Legoi, Bintan. Pembangunan jalan di tahun 2024 tersebut menelan biaya hingga 10 milyar.
Farid pernah meraih penghargaan Outstanding Initiatives in Culture and Leisure Tourism dari Road to CBNC Award 2023 sebagai Best Government Leader. Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan mengembangkan investasi di Kawasan Bintan.
Lulusan Fakultas Hukum, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya ini ditunjuk oleh Gubernur Kepulauan Riau (Gubernur Kepri) Ansar Ahmad sebagai Kepala BP Bintan. Penunjukkan sebagai Kepala BP Bintan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri. Wilayah kerja Farid sebagai Kepala BP Bintan adalah menghimpun dana investasi untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bintan.
Di tahun 2023, sebagai Kepala BP Bintan Farid berhasil membukukan investasi senilai Rp 1.149.949.983.039 (Rp1,1 triliun). Nilai total investasi tersebut berasal dari 37 perusahaan terbagi atas 27 penanaman modal asing (PMA) dan 10 penanaman modal dalam negeri (PMDN). Dari total nilai investasi yang berhasil dihimpun tersebut telah terealisasikan sebesar Rp 577.591.060.770 dari 27 PMA dan Rp 572.358.992.269 dari PMDN di tahun 2023.
Demikian itu informasi profil Farid Irfan Siddik Kepala BP Bintan. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Gara-gara Jelita Jeje Kerap Pamer Barang Mewah, Suami Kini Diselidiki KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan
-
Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki
-
10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
-
Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!
-
Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri
-
Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?
-
5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Siap-Siap Cuan! 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung dan Sukses Finansial di Akhir Juni 2026