Suara.com - Sejak video perdebatan panasnya dengan Rocky Gerung viral di media sosial, nama Silfester Matutina terus menjadi sorotan publik. Di media sosial X, topik tentang Silfester menjadi trending dan sudah mendapatkan lebih dari 41 cuitan yang kebanyakan menguliti Silfester.
Bahkan, warganet membagikan rekam jejak Silfester yang pernah mendekam di jeruji besi beberapa tahun lalu. Warganet juga menyertakan beberapa dokumen terkait kasus Silfester.
“Rocky mantan dosen, Silfester mantan napi. Sudah beda kelas, beda cara berfikir, jelas beda cara merespon,” tulis salah seorang warganet di X seperti dikutip Suara.com, Kamis (5/9/2024).
Sesuai dengan penyertaan bukti berkas yang diunggah Mahkmah Agung ke publik, nama Silfester Matutina tercatat sebagai mantan narapidana.
Pada dokumen yang disertakan, Silfester dinyatakan bersalah karena kasus tindak pidana memfitnah dan harus dihukum penjara selama satu tahun enam bulan.
Menurut informasi yang dihimpun, Silfester diduga melakukan pencemaran nama baik dan fitnah kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla pada tahun 2017.
Ketika itu, Silfester mengatakan bahwa masyarakat banyak yang miskin karena korupsi yang dilakukan oleh keluarga Jusuf Kalla.
Tak berhenti sampai di sana, Silfester juga menuduh Jusuf Kalla menggunakan isu SARA untuk membantu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam pemenangan Pilkada DKI Jakarta.
Kemudian, ucapan Silfester tersebut langsung direspons oleh Advokat Peduli Kebangsaan (APK) yang melaporkannya ke kepolisian atas dugaan fitnah.
Baca Juga: Emosi Kalah Debat, Silfester Matutina Bisa Belajar dari Legenda Man United Roy Keane
Dari kasus yang pernah menimpanya tersebut, Silfester semakin mendapat kritik pedas dari warganet di media sosial, khususnya X.
“OOO MANTAN NAPII TO,” tulis salah seorang warganet.
Warganet juga menyindir Silfester yang mengaku orang hukum, tapi pernah dipenjara karena kasus hukum.
Pada perdebatan sengit yang nyaris adu jotos tersebut, Silfester menyerang Rocky dengan mengatakan bahwa dirinya orang hukum.
“Sebagai orang hukum saya minta bukti, kau nggak usah ngomong panjang lebar,” kata Slifester.
Rocky kemudian memberi argumen perihal filsafat hukum yang membuatnya semakin tersulut hingga mulai menyerang Rocky secara personal.
Tak cuma itu, warganet juga ramai-ramai menyoroti ucapan Silfester yang membela Kaesang. Pasalnya, masyarakat banyak yang mempertanyakan gaya hidup mewah serta dugaan gratifikasi jet pribadi anak Presiden Jokowi tersebut.
Menurutnya, Kaesang adalah seorang pengusaha, sehingga sangat wajar jika memiliki gaya hidup mewah dan menggunakan jet pribadi.
"Saya sendiri juga pengusaha, saya pikir masyarakat banyak juga yang menggunakan private jet. Jadi, bukan dosa besar jika menggunakan private jet, sepanjang tidak menggunakan ini atas fasilitas negara atau uang hasil korupsi," bela Silfester Matutina.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Emosi Kalah Debat, Silfester Matutina Bisa Belajar dari Legenda Man United Roy Keane
-
Maki-maki buat Shock Therapy, Silfester Matutina Kini Ancam Rocky Gerung: Saya Janji Kejar Orang Itu sampai Lubang Tikus
-
Pembelaan Silfester Matutina Usai Maki-maki Rocky Gerung Di Acara TV: Itu Shock Therapy
-
Penampakan Rumah Rocky Gerung Dibongkar Orang Dekat, Pantas Silfester Matutina Mati Kutu
-
Silsilah Chico Hakim, Eyang Buyutnya Ternyata Pemilik Ajian Rawa Rontek
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Penumpang KRL BNI City Melonjak 326 Persen di Hari Pertama Pengalihan Stasiun Karet
-
Bahas Rumah Rakyat di Hambalang, Prabowo Ingin Hunian Tak Sekadar Bangunan Tapi Nyaman
-
Mirip Pam Swakarsa, Pelibatan Ormas Bubarkan Demo Bisa Picu Konflik Horizontal!
-
Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
-
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Status Naik Jadi Siaga
-
Satgas PASTI Ungkap 5 Modus Penipuan Online yang Paling Sering Merugikan Masyarakat
-
Simpang Gramedia Jogja Memanas, Warga dan Massa Aksi Sempat Cekcok
-
Gerak Cepat, Respons Tepat: Kilang Plaju Perkuat Kesiapan Fire Brigade Hadapi Kondisi Darurat
-
Listrik Sempat Padam Lalu Menyala, 23 Rumah di Asrama Mattoanging Makassar Ludes Terbakar
-
Rekor Terbanyak! 7.500 Lebih Atlet Pelajar Siap Guncang Popda Jateng 2026