Foto / News
Selasa, 01 September 2026 | 19:45 WIB
Wisatawan melihat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU]
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU]
Wisatawan bermain bersama anaknya saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU]
Sejumlah siswa SD Negeri 047174 mengikuti belajar mengajar saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU]
Lava pijar keluar dari Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (31/8/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU]

Suara.com - Wisatawan melihat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). Gunung Sinabung kembali erupsi pada Senin (31/8).

Berdasarkan laporan Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi periode pengamantan Senin (31/8/2026) pukul 18: 00 WIB jumlah letusan sebanyak satu kali, hembusan empat kali dan vulkanik 96 kali sehingga tinggkat aktivitas Gunung Sinabung menjadi level III atau siaga.

Pemkab Karo mengevakuasi warga Desa Kuta Tengah dan Desa Payung sebagai langkah antisipasi peningkatan aktivitas vulkanik. Warga diarahkan ke sejumlah lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah.

PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas di radius 3 kilometer dari puncak serta sektoral 6 kilometer ke arah selatan-tenggara. Warga juga diminta mewaspadai potensi lahar dan menggunakan masker saat terjadi hujan abu. [ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU]

Load More