Suara.com - Nama Fanny Soegi kini tengah jadi perbincangan publik karena membahas soal royalti lagu Asmalibrasi. Lewat akun X pribadinya, Fanny menyebut Soegi Bornean tidak membayar royalti lagu. Fanny mengungkapkan keresahannya soal pencipta lagu Asmalibrasi yang mengalami kesulitan finansial.
Fanny bahkan mengatakan untuk membayar uang sekolah anak, penulis lagu Asmalibrasi harus meminjam uang. Padahal lagu tersebut telah menghasilkan uang yang besar mencapai ratusan juta. Lantas bagaimana perjalanan karier Fanny Soegi yang membongkar borok Soegi Bornean soal royalti lagu Asmalibrasi? Simak penjelasan berikut ini.
Perjalanan Karier Fanny Soegi
Fanny Soegiarto atau lebih dikenal dengan nama panggung Fanny Soegi, adalah penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia yang memulai karier musik sebagai vokalis band indie Soegi Bornean. Fanny Soegi lahir di Semarang pada 7 September 1999 sehingga kini berusia 25 tahun. Dia merupakan musisi berdarah Jawa-Kalimantan yang menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang.
Perjalanan karier Fanny dapat dikatakan cukup unik, mengingat dia bukan berasal dari latar belakang musik, tapi berhasil menarik perhatian publik berkat suara khasnya yang lembut dan menyentuh hati. Fanny memulai karier musiknya bersama Aditya Ilyas dan Bagas Prasetyo membentuk grup musik Soegi Bornean di tahun 2019.
Soegi Bornean mengusung genre folk-pop dengan sentuhan etnik yang kental dalam karya-karyanya. Musik Soegi Bornean sering kali menonjolkan nuansa tradisional Indonesia yang dibalut dalam aransemen modern dan lirik mendalam.
Fanny dipilih sebagai vokalis karena suaranya yang lembut dan khas yang mampu memberi warna tersendiri pada lagu-lagu Soegi Bornean. Fanny juga aktif dalam proses penciptaan lirik lagu Soegi Bornean.
Salah satu lagu yang paling populer dari Soegi Bornean adalah Asmalibrasi yang menduduki peringkat ketiga dalam tangga lagu mingguan Weekly Top Songs Indonesia di Spotify pada Oktober 2022. Asmalibrasi pun menjadi semacam anthem bagi penggemar musik indie di Indonesia dan dianggap sebagai karya yang memadukan keindahan lirik dan harmoni musik secara sempurna.
Selain Asmalibrasi, Soegi Bornean bersama Fanny Soegi juga menghasilkan karya-karya lain yang tak kalah memikat, seperti Konstan, Atma Mahatma dan Setanggi. Meski sudah dikenal sebagai vokalis Soegi Bornean, Fanny juga memiliki karier di luar band. Dia sering berkolaborasi dengan musisi lain dan aktif di berbagai acara musik, baik secara daring maupun luring.
Namun Fanny mengumumkan pengunduran diri sebagai vokalis Soegi Bornean pada Maret 2024 dan memulai solo karier. Sementara itu Soegi Bornean menyatakan bahwa mereka akan tetap melanjutkan perjalanan dan berkarya meski tanpa Fanny.
Baca Juga: Fanny Soegi Ungkap Borok Soegi Bornean, Tak Bayar Royalti Lagu Bisa Terjerat Hukum
Fanny Soegi Soal Royalti Lagu Asmalibrasi
Fanny Soegi menyebut royalti lagu Asmalibrasi yang tak dibayar secara transparan. Dia bahkan menyebut, salah satu pencipta lagu tak menerima royalti lagu sebagaimana mestinya. Diketahui pencipta lagu Asmalibrasi adalah Fanny Soegi dan Dhimas Tirta Franata atau dimectirta.
Padahal menurut Fanny, royalti lagu tersebut bisa mencapai setengah miliar. Namun Fanny mengatakan royalti itu justru diterima oleh orang-orang yang tidak berhak. Meski begitu Fanny menegaskan bahwa dia tidak semata-mata mempermasalahkan nominal, tapi lebih kepada hati nurani.
Selain itu Fanny mengaku bahwa dia mendapat ancaman ketika akan membongkar borok mantan band-nya tersebut. Namun tekad Fanny bulat karena dia hanya ingin menjunjung tinggi keadilan.
Dibeberkan Fanny, ketika dirinya ingin keluar dari band tersebut harus membayar jika ingin memakai nama "Soegi". Padahal itu adalah namanya sendiri.
Tak lama setelah keluhan Fanny Soegi viral, Soegi Bornean langsung memberi respon lewat akun Instagram. Menurut Soegi Bornean, pembagian royalti itu sudah sesuai, bahkan Fanny juga terlibat dalam hal itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Body Cream Fungsinya untuk Apa? Ini 5 Pilihan untuk Kulit Kering dan Kusam
-
Kolagen Jadi Kunci Kulit Awet Muda, Perawatan Pengencangan Non Invasif Hadir Lebih Nyaman
-
Kapan Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2026 ? Simak Jadwal dan Cara Ceknya
-
5 Maskara Anti Badai yang Bikin Bulu Mata Panjang Seharian
-
Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia
-
4 Body Creme Viva Cosmetics dengan Aroma Enak dan Manfaat untuk Kulit
-
Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya
-
8 Sabun Cuci Muka Mencerahkan Wajah di Alfamart dengan Harga Ramah di Kantong
-
Tak Hanya Angkat Isu Lingkungan, Teater Jaran Abang Terapkan Prinsip Berkelanjutan di Balik Panggung
-
Oktober 2026, Cikuray via Tapak Gerot Bakal Jadi Gunung Bebas Sampah Pertama di Jabar