Suara.com - Maarten Paes mendapat dukungan dari sang kekasih Luna Bijl saat membela Timnas Indonesia lawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Selasa (10/9/2024). Luna ikut bangga dengan performa apik yang ditunjukkan oleh Maarten sehingga sukses menghindarkan timnas dari kekalahan.
Pertandingan Timnas Indonesia vs Australia di Gelora Bung Karno (GBK) pada Selasa malam, menjadi momen penting bagi Maarten Paes yang baru dinaturalisasi menjadi kiper Skuad Garuda.
Pada momen itu, Luna Bijl tak ikut menyaksikan aksi sang kekasih. Namun, dirinya tak absen memberikan dukungan kepada Maarten Paes.
Terbukti saat Maarten Paes meluapkan kegembiraannya usai tampil perdana di GBK lewat Instagram, Luna Bijl turut menyambut hangat.
"Killing it," tulisnya sambil menyematkan emoji cinta.
Tak pelak, reaksi Luna Bijl mengundang perhatian. Segala yang berkaitan wanita berkebangsaan Belanda itu pun ikut dikulik.
Luna Bijl sendiri diketahui memiliki pekerjaan mentereng. Dia dikenal sebagai model yang memiliki karier internasional.
Pekerjaan itu tak lepas dari paras dan postur Luna Bijl. Menilik Dna Models, Luna memiliki postur 5'11" atau setara 180 cm.
Model berusia 26 tahun itu juga dikenali dengan ciri fisik berambut cokelat dan bermata biru. Jam terbang Luna Bijl di dunia modeling pun sudah tak diragukan lagi.
Baca Juga: Maarten Paes Man of The Match, Sosok Nel Appels-van Heyst Jadi Alasan Sang Kiper Pilih Indonesia
Luna Bijl terbiasa bekerja sama dengan brand-brand ternama seperti Mango, Zara, Emporio Armani, Chloé, Louis Vuitton dan Tom Ford.
Kekasih Maarten Paes ini disebut-sebut sebagai salah satu inspirasi desainer kenamaan Kar Lagerfield. Ia masuk daftar Top 50 model di industri fashion kekinian.
Adapun prestasi yang pernah ditorehkan Luna Bijl yakni menjadi model pertama yang muncul dua kali dalam setaun sebagai cover majakah Vogue Paris 2016. Setahun berselang, ia masuk nominasi Model of The Year Model.com 2017.
Lewat akun Instagram pribadinya yang memiliki 296 ribu pengikut, ia menuliskan tergabung dalam agensi Premier Model Management (London), DNA Models (New York), Oui Management (Paris), dan Monster Management (Milan).
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis