Suara.com - Saat ini tren gaya hidup halal semakin populer di masyarakat. Produk halal yang sebelumnya dilihat hanya sebagai kebutuhan bagi masyarakat muslim, kini berkembang menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari.
Apalagi, untuk dunia kuliner. Sertifikasi Halal dalam sebuah restoran menjadi indikator penting bagi masyarakat ketika menentukan pilihan untuk bersantap. Hal ini juga menjadi sesuatu yang penting bagi dua restoran Imperial Tables dan Imperial Cakery.
Kedua tempat kuliner yang beroperasi di bawah bendera Imperial Group, dengan bangga mengumumkan pencapaian prestisius mereka: Sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan pengesahan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Pencapaian ini menandai langkah maju yang signifikan dalam upaya Imperial Tables dan Imperial Cakery untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan produk makanan dan minuman yang tidak hanya lezat tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip kehalalan.
Dalam era di mana gaya hidup halal semakin menjadi bagian integral dari keseharian masyarakat, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim, Imperial Tables dan Imperial Cakery terus berkomitmen untuk menawarkan pengalaman kuliner yang berkualitas tinggi tanpa kompromi.
Dengan memperoleh Sertifikasi Halal, kedua merek ini tidak hanya memenuhi standar industri yang ketat, tetapi juga memberikan ketenangan bagi konsumen yang ingin menikmati makanan lezat tanpa harus khawatir akan kehalalannya.
“Kami sangat menyadari betapa pentingnya kehalalan dalam industri kuliner, khususnya bagi masyarakat Indonesia. Dengan adanya Sertifikasi Halal ini, kami dapat memberikan jaminan penuh kepada konsumen bahwa setiap produk yang kami tawarkan telah melewati proses verifikasi yang ketat dan memenuhi standar halal tertinggi”, kata Alvin Sukandi, General Manager Imperial Cakery dan Imperial Tables.
Proses untuk mendapatkan sertifikasi ini melibatkan serangkaian pemeriksaan yang ketat, termasuk pengujian bahan baku, pengawasan proses produksi, dan penilaian manajemen kualitas yang diterapkan di setiap lini produksi.
Sertifikasi Halal ini tidak hanya menjadi simbol kepercayaan konsumen tetapi juga memperkuat posisi Imperial Tables dan Imperial Cakery sebagai destinasi kuliner terpercaya yang mengedepankan kualitas dan integritas.
Baca Juga: Daging Kucing Haram Apa Halal? Heboh Bapak Kos Sembelih 10 Anabul Atas Dasar Diabetes
Dengan jaringan yang sudah tersebar di berbagai lokasi strategis seperti gedung perkantoran, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan di kota-kota besar seperti Jakarta, Tangerang, dan Bekasi, Imperial Tables dan Imperial Cakery berkomitmen untuk terus memperluas jangkauannya.
Rencana ekspansi ini juga mencakup penambahan outlet di kota-kota besar lainnya, untuk lebih dekat dengan konsumen dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain itu, Imperial Tables dan Imperial Cakery juga terus berinovasi dalam menciptakan menu-menu baru yang tidak hanya sesuai dengan standar halal tetapi juga mengikuti tren kuliner terkini.
Dengan memadukan bahan-bahan berkualitas tinggi dan teknik produksi terbaik, Imperial Group yakin dapat terus memenuhi harapan konsumen akan produk yang halal, sehat, dan nikmat.
Dengan keberhasilan meraih Sertifikasi Halal, Imperial Tables dan Imperial Cakery semakin memperkuat dedikasinya dalam menyediakan pilihan kuliner yang mendukung gaya hidup halal, tanpa mengesampingkan aspek kualitas dan rasa.
Imperial Group optimis bahwa sertifikasi ini akan menjadi pendorong utama dalam upaya mereka untuk terus tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi industri kuliner di Indonesia.
Berita Terkait
-
Agrinesia Raya Bagikan Wawasan Pasar Halal Indonesia di Kedutaan Besar Thailand
-
Demi Tingkatkan Daya Saing, 30 Mitra Binaan Antam Ikut Sertifikasi Halal
-
Persiapan Sarwendah yang Ambil Semua Job untuk Jadi Single Parents
-
Muslim Life Fest 2024 Siap Memukau dengan Konsep Baru yang Fresh, Hadirkan Zona International dan Pendidikan
-
Daging Kucing Haram Apa Halal? Heboh Bapak Kos Sembelih 10 Anabul Atas Dasar Diabetes
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026