Suara.com - Pembahasan akun Fufufafa di Kaskus yang diduga milik Gibran Rakabuming masih terus "digoreng" netizen. Di tengah hal tersebut, muncul perbincangan perihal Mutiara Baswedan.
Hal itu bermula dari akun X @honnechips, dia menceritakan pengalamannya saat menulis biografi mengenai keluarga Mutiara. Si pemilik akun sempat panik karena sudah melakukan kesalahann penulisan pada beberapa poin, tapi rupanya Mutiara bersabar dan membantu membenahinya.
Sontak sikap dari putri Anies Baswedan ini ramai dipuji oleh publik. Bahkan banyak pula yang membandingkan dengan Gibran Rakabuming.
"Jelas beda banget sama si Fufufafa," celetuk salah satu netizen.
"Sangat berbanding terbalik dengan fufufafa," sahut yang lain.
"Sungguh berbalik dengan fufufafa kang nyinyir," tambah yang lain.
Sama-sama merupakan anak pertama dari eks Gubernur DKI Jakarta, berbagai aspek pada sosok Gibran Rakabuming dan Mutiara Baswedan memang sering menjadi sorotan publik.
Terlebih kini Gibran merupakan wakil presiden terpilih 2024, yang berhasil memenangkan kontestasi melawan kubu Anies Baswedan.
Selain sikap, keduanya kerap dibanding-bandingkan termasuk perihal pendidikan.
Pendidikan Gibran Rakabuming
Diketahui Gibran Rakabuming mengenyam pendidikan SD dan SMP di Solo. Setelahnya, putra Presiden Jokowi ini memutuskan pindah ke Singapura pada 2002 untuk melanjutkan studi setara SMA di Orchid Park Secondary School, Singapura.
Pria kelahiran 1 Oktober 1987 ini lantas melanjutkan kuliah ke Development Institute of Singapore (MDIS) yang kala itu bermitra dengan University of Bradford, Inggris.
Ia mengambil program studi marketing dan lulus dengan gelar Bachelor of Science with Second Class Honours Second Division atau BSc (Hons) pada 2007.
Pada Januari lalu, IPK Gibran di ijazah sempat menuai kehebohan karena disebut setara nilai IPK 2,3 di Indonesia.
Pendidikan Mutiara Baswedan
Lahir pada 3 Juni 1997, Mutiara diketahui mengenyam pendidikan SMA di SMA Labschool Kebayoran. Selepas itu, ia berhasil menyelesaikan studinya di salah satu kampus top di Indonesia.
Wanita yang akrab dipanggil Tia ini adalah lulusan Fakultas Hukum di Universitas Indonesia (UI). Ia menyelesaikan studinya pada tahun 2020. Namun akibat pandemi Covid-19 saat itu, membuat Tia harus melaksanakan sidang skripsinya secara virtual.
Anak pertama Anies Baswedan ini diketahui aktif dan memiliki cukup banyak prestasi selama di bangku kuliah. Contohnya menjadi perwakilan UI untuk mengikuti Harvard National Model United Nations.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air