Suara.com - Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka pernah mengaku tidak suka membaca buku bacaan yang berat. Pengakuan itu diungkap Gibran ketika berbincang bersama Najwa Shihab dalam acara peresmian Pojok Baca di Kedai Markobar Makassar pada Oktober 2017 silam. Kekinian, video Najwa Shihab bersama anak sulung Presiden Jokowi itu viral di media sosial.
"Wah susah itu. Kalau saya sendiri jujur aja orangnya nggak suka baca, kalau saya suka baca komik. (Komik) apa aja saya baca. Kalau artikel-artikel ya paling artikel-artikel ringan lah, nggak pernah yang berat-berat," kata Gibran.
Najwa Shihab penasaran apakah kebiasaan membaca juga ditularkan oleh Jokowi dan Iriana oleh anak-anaknya di rumah. Secara blak-blakan, Gibran mengakui jika kedua orang tuanya tidak menularkan budaya membaca, bahkan tidak ada budaya membaca buku di rumah mereka.
"Kalau di rumah sih terserah anak-anak. Sebenarnya budaya membaca buku di rumah nggak ada, ya itu tadi pada baca komik, main PS," ungkap Gibran.
Lantas bagaimana riwayat pendidikan keluarga Jokowi seiring dengan pengakuan Gibran tak ada budaya membaca buku di rumah mereka? Simak penjelasan berikut ini.
Pendidikan Jokowi
Jokowi mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri 112 Tirtoyoso yang berada di daerah Banjarsari, Solo. Setelah lulus SD tahun 1973, Jokowi masuk ke SMP Negeri 1 Surakarta. Saat lulus SMP di tahun 1976, Jokowi sempat ingin masuk ke SMA Negeri 1 Surakarta namun gagal sehingga dia mengenyam pendidikan di SMA Negeri 6 Surakarta.
Setelah lulus SMA, Jokowi berkuliah di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1980. Skripsinya berjudul "Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta" pada 1985. Selama kuliah di UGM, Jokowi aktif jadi mahasiswa pecinta alam dengan bergabung dalam Mapala Silvagama.
Pendidikan Iriana
Iriana istri Jokowi adalah alumni SMA Negeri 3 Surakarta pada tahun 1983. Dia kemudian berkuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta selama 6 semester, tetapi berhenti tanpa gelar untuk menikah dengan Jokowi di Solo pada 24 Desember 1986.
Pendidikan Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming adalah lulusan SDN 16 Mangkubumen Kidul, SMPN 1 Surakarta dan Orchid Park Secondary School, Singapura. Setelahnya Gibran melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Singapura, yakni di Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan lulus di tahun 2007.
Baca Juga: Sentilan Panda Nababan ke Jokowi: Jangan Cawe-cawe untuk Gagalkan Mas Pram
Kemudian Gibran kembali melanjutkan studinya ke program Insearch di University of Technology, Sydney, Australia dan lulus pada tahun 2010.
Pendidikan Kahiyang Ayu
Kahiyang Ayu atau akrab disapa Ayang yang merupakan anak perempuan satu-satunya Jokowi ini bersekolah di SMAN 6 Surakarta. Dia lalu melanjutkan kuliah di Fakultas Pertanian di program studi Teknologi Pangan, Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah. Kahiyang berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan IPK 3.12 dengan skripsi bertajuk “Kajian Sifat Sensori dan Fungsional Cake Ubi Jalar Dengan Berbagai Variasi Bahan Baku” dan berhasil mendapat gelar S.T.P.
Pada 25 September 2019, Kahiyang lulus Magister Manajemen dengan predikat Cum laude (Dengan Pujian) dengan IPK 3,90 di Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB), bersama dengan suaminya, Bobby Nasution. Dia berhasil menyelesaikan S2-nya selama 23 bulan dengan tesis berjudul "Analisis Strategi dan Daya Saing Perkebunan Tebu (Studi Kasus PTPN X Surabaya)".
Pendidikan Kaesang Pangarep
Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi ini memulai pendidikan dasar di SD Negeri 16 Mangkubumen Kidul, Laweyan, Solo. Kemudian dia melanjutkan pendidikan menengah di SMPN 1 Surakarta lalu SMA di Singapura, Anglo-Chinese School International dengan program studi International Baccalaureat.
Kaesang kemudian melanjutkan studi sarjana di Singapura dengan mengambil jurusan pemasaran di Singapore University of Social Sciences pada 2019. Dia kabarnya mendapat penghargaan tertinggi di bidang kewirausahaan.
Pendidikan Selvi Ananda
Selvi Ananda yang merupakan istri Gibran Rakabuming adalah lulusan dari SMA Negeri 1 Surakarta. Dia kemudian menempuh pendidikan kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AUB.
Berita Terkait
-
Bukti Baru Pemilik Akun Fufufafa Terkuak, Gibran Didesak Minta Maaf Demi Nama Jokowi
-
Muncul Isu Bapak Kaesang Pangarep 'Atur' KPK, Pandji Pragiwaksono: Apa yang Kamu Takuti?
-
Bongkar Alasan PDIP Tak Pilih Ahok atau Anies, Panda Sebut Biar Nggak Diganggu Mulyono
-
Akun Gerindra Minta Rakyat Sabar 5 Tahun ke Depan Punya Wapres Gibran Rakabuming
-
Unggahannya Selalu Hina Prabowo, Akun Fufufafa Justru Pernah Puji Anies Baswedan: Anak Abah Angkatan Pertama
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?