Suara.com - Menjelang peringatan Hari G30 S/PKI, lirik lagu genjer-genjer akan kembali dibicarakan. Itu karena lagu genjer-genjer disebut erat kaitannya dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang disebut-sebut melakukan kudeta merebut kekuasan pemerintah Indonesia di tahun 1965.
Lirik lagu genjer-genjer sendiri jika diresapi sebetulnya merupakan lagu kritik sosial yang menggambarkan kondisi kehidupan masyarakat Banyuwangi pada masa penjajahan Jepang di Indonesia. Penulis lirik lagu genjer-genjer adalah Muhammad Arif.
Muhammad Arif sendiri merupakan seniman yang aktif di organisasi Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat). Ia adalah seniman yang di tahun 1942, menulis genjer-genjer untuk menggambarkan kehidupan rakyat Banyuwangi. Istilah genjer dalam lagu diambil dari daun dan tumbuhan genjer yang oleh masyarakat Banyuwangi digunakan sebagai pakan ternak.
Muhammad Arif dalam lagunya menggambarkan bahwa masyarakat Banyuwangi saat itu mengalami kesengsaraan ekonomi dan juga sosial. Kondisi ekonomi dan situasi sosial yang tidak baik memaksa masyarakat memakan bahan makanan yang sebelumnya tidak untuk mereka.
Berikut lirik lagu Genjer-genjer dalam bahasa Osing (Banyuwangi) dan terjemahannya:
Génjér-génjér nong kedokan pating kelélér,
Génjér-génjér nong kedokan pating kelélér,
Emaké thulik teka-teka mbubuti génjér,
Emaké thulik teka-teka mbubuti génjér,
Baca Juga: Lirik Lagu Tungkek Mambaok Rabah Lengkap dengan Artinya, Viral di Youtube!
Ulih sak tenong mungkur sedhot sing tulih-tulih,
Génjér-génjér saiki wis digawa mulih.
Génjér-génjér isuk-isuk didol ning pasar,
Génjér-génjér isuk-isuk didol ning pasar,
Dijéjér-jéjér diuntingi padha didhasar,
Dijéjér-jéjér diuntingi padha didhasar,
Emaké jebeng padha tuku nggawa welasah,
Génjér-génjér saiki wis arep diolah.
Génjér-génjér mlebu kendhil wédang gemulak,
Génjér-génjér mlebu kendhil wédang gemulak,
Setengah mateng dientas ya dienggo iwak,
Setengah mateng dientas ya dienggo iwak,
Sega sak piring sambel jeruk ring pelanca,
Genjer-genjer dipangan musuhe sega.
Terjemahan :
Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Ibu si bocah datang mencabuti genjer
Ibu si bocah datang mencabuti genjer
Dapat sebakul dia berpaling begitu saja tanpa melihat
Genjer-genjer sekarang sudah dibawa pulang
Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ibu si gadis membeli genjer sambil membawa wadah-anyaman-bambu
Genjer-genjer sekarang akan dimasak
Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Nasi sepiring sambal jeruk di dipan
Genjer-genjer dimakan bersama nasi
Di tahun 1962, Bing Slamet dan Lilis Suryani mempopulerkan lagu tersebut. Pada saat yang sama, PKI memanfaatkannya untuk keperluan politik. Ketika peristiwa G30 S/PKI mencuat, lagu tersebut terkena dampak dan bahkan dikonotasikan sebagai lagu orang-orang PKI.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Inspiratif, Kisah Suli dan Komunitas TWS Gagas Bantuan Seumur Hidup untuk Guru Honorer di NTT
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 dengan Kuota Terbanyak, Aman Buat War Tiket!
-
Kampung Ramadan Wedomartani, DRW Skincare Hadirkan Berbagi dan Pemberdayaan UMKM
-
6 Sepatu Sandal Unisex Paling Nyaman dan Stylish untuk Acara Ramadan
-
Jadwal Pengisi Ceramah Tarawih di Masjid Kampus UGM, Akhir Pekan Ada Menkeu Purbaya
-
THR Lebaran 2026 Karyawan Swasta Paling Lambat Tanggal Berapa? Simak Ketentuannya
-
Lengkap! Jadwal Menu Buka Puasa dan Sahur Gratis di Masjid Kampus UGM Selama Ramadan
-
Jejak Pendidikan Alex Noerdin: Pernah Ikut Program Harvard hingga Kena Kasus Korupsi
-
Parfum Siang vs Malam: Beda Waktu, Beda Aura, Beda Karakter Wangi
-
10 Link Daftar Mudik Gratis Lebaran 2026 Terbaru Masih Buka, Buruan Daftar Kuota Terbatas