Suara.com - Magang adalah investasi waktu yang sangat berharga dalam perjalanan akademis dan karier. Dengan memilih perusahaan yang tepat, aktif belajar, dan membangun reputasi baik selama magang, Anda akan mempersiapkan diri dengan baik untuk masa depan. Dengan persiapan yang matang, magang dapat menjadi langkah awal menuju karier yang sukses dan berkelanjutan.
HR Consultant Hairul, M.Psi, menjelaskan saat ini semakin banyak kampus yang memasukkan magang sebagai bagian dari syarat kelulusan kuliah. Mahasiswa bisa mendapatkan manfaat bukan hanya nilai yang lebih tinggi, tapi juga bekal sebelum memulai karier.
"Saat ini, banyak kampus yang memasukkan magang di dalam kredit kuliahnya. Mahasiswa dipersiapkan terlebih dahulu untuk mengenal dunia kerja seperti apa dengan harapan setelah lulus dan bekerja nanti, tidak ada culture shock sehingga kita dapat memulai pekerjaan dengan baik," tuturnya saat berbincang dengan Suara.com, Kamis (19/9/2024).
Lulusan Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya ini pun membagikan beberapa tips penting yang dapat membantu mahasiswa dalam memilih dan menjalani magang, agar pengalaman tersebut bermanfaat untuk pengembangan karier di masa depan:
1. Pilih Perusahaan yang Relevan dan Berkualitas
Langkah pertama adalah memilih perusahaan yang tidak hanya menawarkan pekerjaan administratif seperti mengurus dokumen, tetapi juga memberikan ilmu dan pengalaman berharga. Carilah tempat magang yang bisa membantu Anda memahami industri yang akan Anda geluti setelah lulus. Jangan hanya memilih perusahaan besar karena nama besarnya, tetapi pastikan juga mereka memberikan pengalaman yang berarti.
"Pertama, kita harus memilih perusahaan yang nantinya dapat memberikan kita ilmu dan bekal di dunia kerja. Bukan perusahaan yang hanya ‘nyuruh fotokopi dokumen’ saja," paparnya.
2. Jangan Takut Belajar Hal Baru
Walaupun magang biasanya linier dengan program studi yang diambil, jangan ragu untuk bertanya dan mempelajari bidang atau pekerjaan lain yang ada di perusahaan tersebut. Hal ini akan menjadi nilai tambah ketika Anda melamar pekerjaan nanti. Pengalaman yang luas menunjukkan kemampuan adaptasi dan keterbukaan dalam belajar, dua sifat yang sangat dihargai oleh perekrut.
Baca Juga: Mayang Jawab Kabar Bisa Magang di Kantor DPR RI gara-gara Punya Orang Dalam: Jadi ...
"Kedua, meski biasanya apa yang kita kerjakan saat magang linier dengan mata kuliah atau program studi yang kita ambil, jangan pernah sungkan untuk bertanya dan mempelajari pekerjaan atau bidang lain. Hal ini sangat membantu kita dalam proses rekrutmen nanti," tambahnya.
3. Bangun Reputasi Baik Selama Magang
Penting untuk menunjukkan etika kerja yang baik selama magang. Selain memperluas keterampilan, bangun hubungan yang positif dengan rekan kerja dan supervisor. Performa yang baik selama magang bisa membuka pintu kesempatan untuk mendapatkan tawaran kerja di perusahaan tersebut setelah program magang selesai. Bahkan jika tidak ada tawaran langsung, kesan baik yang Anda tinggalkan bisa menjadi referensi yang kuat untuk karier Anda di masa depan.
"Hal ini tentunya diikuti dengan kinerja dan perilaku yang baik saat menjalani magang. Sehingga, ketiga, saat menjalani kegiatan magang, kita sudah harus serius saat menjalani dan tinggalkan kesan yang baik pada pegawai lain di perusahaan tersebut," tutupnya.
Manfaat Magang untuk Masa Depan
Magang bukan hanya tentang mendapatkan pengalaman, tetapi juga membantu mahasiswa untuk membangun jaringan profesional, mendapatkan wawasan industri yang lebih dalam, dan memahami tantangan dunia kerja sesungguhnya. Selain itu, pengalaman magang yang kuat bisa menjadi salah satu nilai jual utama saat melamar pekerjaan, mengurangi kesenjangan antara pendidikan dan ekspektasi perusahaan terhadap calon karyawan.
Magang juga memberikan kesempatan untuk memperluas wawasan dan mengeksplorasi minat karier, sehingga Anda bisa membuat keputusan yang lebih baik tentang arah karier setelah lulus. Sebagai bonus, beberapa mahasiswa bahkan mendapatkan penawaran pekerjaan dari perusahaan tempat mereka magang, karena perusahaan sudah mengetahui kualitas kerja mereka secara langsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?