Suara.com - Baru-baru ini publik dibuat tercengang dengan pengakuan Kaesang Pangarep yang mengungkap bahwa ia hanya nebeng teman saat menaiki pesawat jet pribadi dalam perjalanannya ke Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu. Pernyataan Kaesang ini pun lantas membuat banyak netizen membicarakannya. Bahkan topik cara meminta uang bensin ke teman yang suka nebeng pun menarik untuk dibahas.
Ditemui setelah memberi klarifikasi kepada KPK, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu enggan menyebutkan identitas pemilik pesawat jet pribadi yang ditebenginya. Kaesang tidak memberikan penjelasan lebih lanjut dan bergegas meninggalkan Gedung KPK.
"Tadi saya juga di dalam mengklarifikasi mengenai perjalanan saya di tanggal 18 Agustus ke Amerika Serikat, yang numpang atau bahas bekennya nebenglah, nebeng pesawatnya teman saya," ungkap Kaesang Pangarep saat ditemui di Gedung C1 KPK, Kuningan, Jakarta, dikutip pada Jumat (20/9/2024).
"Jadi intinya untuk lebih lanjutnya bisa ditanyakan ke KPK untuk lebih detailnya dan lebih lanjutnya," lanjutnya.
Nebeng adalah salah satu kebiasaan yang kerap dilakukan oleh sebagian orang dimana ia akan menumpang kendaraan atau tempat tinggal teman. Kebiasaan ini bisa jadi mengganggu orang lain bila dilakukan secara terus menerus dan tanpa memikirkan perasaan orang yang ditebengi.
Lebih parahnya lagi, jika sudah tahu dia nebeng tapi tidak mau membelikan bensin atau menggantikan menyetir. Hal ini tentu bisa jadi kebiasaan buruk bahkan dapat menganggu hubungan pertemananmu.
Lantas bagaimana cara untuk meminta uang bensin kepada teman yang suka nebeng? Simak tipsnya berikut ini.
Cara Meminta Uang Bensin ke Teman yang Suka Nebeng
Berbicara terus terang dan jujur menjadi pendekatan terbaik kala kamu ingin meminta uang untuk patungan bensin ke teman yang suka nebeng. Berikut beberapa tips cara memberi kode pada teman untuk patungan uang bensin:
Baca Juga: Sama-Sama Pejabat Naik Private Jet: Beda Nasib Kaesang, Mahfud MD dan Megawati
1. Pilih Waktu yang Tepat
Temui dan berbicara pada temanmu di waktu yang tepat. Di mana kalian berdua dapat berbicara tanpa ada tekanan maupun ketegangan satu sama lain.
2. Mulai dengan Hal Positif
Awalilah percakapan dengan hal-hal yang positif. Misalnya saja, sebutkan betapa senangnya kamu bisa menghabiskan waktu bersama bahkan saat memberi tebengan teman hingga membuat hubungan kalian spesial.
3. Gunakan Bahasa Tubuh dan Ekspresi Wajah yang Tepat
Sampaikan tujuan kamu dengan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang tepat agar pesan tersampaikan dengan baik. Hindari menggunakan ekspresi atau nada suara yang terlalu menyalahkan teman.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Berapa Liter Air Putih yang Sebaiknya Diminum saat Malam Hari?
-
3 Zodiak yang Mendapat Harapan Baru untuk Masa Depan Mulai 12 Maret 2026
-
5 Rekomendasi Lulur Mandi Terbaik Mencerahkan Kulit di Alfamart
-
Apa yang Harus Dihindari Ketika Puasa? Ini Hal-hal yang Bisa Mengurangi Pahala Ramadan
-
Tata Cara Sholat Tasbih Malam Lailatul Qadar, Lengkap dengan Bacaan dan Keutamaannya
-
Contoh Surat Izin Mudik Lebaran untuk Karyawan: Format Resmi dan Cara Membuatnya
-
Kapan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Swasta? Ini Jadwalnya Menurut Surat Edaran Kemnaker
-
Link Download Surat Edaran WFA Lebaran 2026 dari Kemnaker, Ini Isi dan Ketentuannya
-
Dari Zakat hingga Wakaf: Cara Baru Umat Berkontribusi ke Energi Bersih
-
Bukan Sekadar Penunjuk Waktu: Mengapa Jam Tangan Adalah Simbol Identitas Diri