Suara.com - Pengacara kontroversial Farhat Abbas turut mengomentari perseteruan Nikita Mirzani dan anaknya, Laura Meizani alias Lolly. Ia mendukung Nikita yang melaporkan pacar Lolly, Vadel Badjideh ke kepolisian atas tuduhan persetubuhan anak dan aborsi.
Dalam pernyataannya, Farhat ikut memanas-manasi kubu Vadel yang dibela pengacara Razman Arif Nasution. Farhat meminta agar Vadel segera tobat dan mengakui semua kesalahannya. Pendapat Farhat itu langsung mendapatkan banyak dukungan.
Mengenai itu, menarik untuk melongok tarif Farhat Abbas sebagai pengacara kondang, khususnya jika ia ikut bergabung dalam kasus Nikita vs Vadel ini.
Tarif Farhat Abbas sebagai pengacara
Sebagai pengacara yang memiliki jam terbang tinggi dan telah menangani berbagai kasus besar, Farhat Abbas dinilai memiliki tarif yang cukup fantastis.
Namun, tidak ada informasi pasti mengenai berapa tarifnya sebagai pengacara. Hanya saja, Farhat kerap menunjukkan gaya hidup mewah, seperti mengenakan pakaian serta aksesoris mahal. Salah satunya ketika ia memamerkan sepatu duri berwarna emas yang harganya mencapai Rp18 juta.
Menurut informasi yang beredar, mantan suami Nia Daniaty ini pernah mengaku jika dirinya memiliki kekayaan hingga Rp300 miliar di usia 29 tahun.
Nominal kepemilikan uang yang fantastis itu ia beberkan melalui wawancara di salah satu stasiun TV nasional pada tahun 2018 lalu.
Sepanjang sepak terjangnya sebagai lawyer, Farhat memang sering mendampingi kasus yang dialami oleh selebriti Indonesia.
Baca Juga: Kantongi Bukti, Nikita Mirzani Tak Masalah Dibantah Vadel Badjideh soal Persetubuhan Lolly
Selain sebagai pengacara, ia juga memiliki berbagai bisnis, salah satunya adalah bisnis kuliner yang diberi nama TAYAMI Nyuknyang. Namanya juga tercatat sebagai pemilik villa yang disewakan di daerah Cipanas, Jawa Barat.
Dari penuturannya perihal nominal harta serta lini bisnis yang dimilikinya, bisa dikatakan jika Farhat Abbas memiliki tarif yang cukup fantastis dalam mengawal suatu perkara.
Tak sedikit pula yang yang menyamakan Farhat Abbas dengan Hotman Paris, karena sama-sama terkenal dan cukup lama berkiprah di dunia hukum.
Dalam suatu kesempatan, Hotman Paris pernah mengaku jika tarifnya minimal 100 ribu dolar atau setara dengan Rp1,5 miliar.
Jika benar demikian dan disamakan dengan Hotman Paris, maka tarif Farhat Abbas diperkirakan tak jauh dari nominal tersebut.
Farhat Abbas ikut turun gunung di kasus Nikita vs Vadel
Berita Terkait
-
Kantongi Bukti, Nikita Mirzani Tak Masalah Dibantah Vadel Badjideh soal Persetubuhan Lolly
-
Vadel Badjideh Segara Dipanggil Polisi Kasus Dugaan Persetubuhan terhadap Anak Nikita Mirzani
-
Pendidikan 3 Badjideh Bersaudara, Beda Jauh dari Keluarga Nikita Mirzani
-
Nama Filter Lemon yang Dipakai Nikita Mirzani Bikin Video Ngamuk-ngamuk Tapi Tetap Kocak
-
9 Pesona Sean Alexander Putra Olla Ramlan, Mantan Lolly yang Sudah Punya Pacar Baru
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim