Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 28 September 2024 | 19:54 WIB
Ilustrasi Doom Spending (Unsplash)

3. Beban Emosional

Rasa senang yang sementara karena kebiasaan berbelanja sering kali juga diikuti dengan masalah kondisi mental. Alih-alih membuat perasaan senang, kecemasan terhadap keamanan finansial akan makin meningkat dan bisa menyebabkan timbulnya perasaan negatif akibat menuruti keinginan sesaat.

Cara Mengatasi Doom Spending

Jika kalian adalah Gen Z atau kaum Milenial yang ingin terbebas dari kebiasaan doom spending ini, maka baiknya lakukan hal-hal seperti berikut ini:

1. Susun anggaran dan pengeluaran yang terencana

2. Bedakan dana darurat dengan dana untuk berbelanja

3. Tetapkan dengan jelas tujuan keuangan

4. Berhenti membandingkan hidup orang lain dengan diri sendiri

5. Alokasikan anggaran secara jelas antara kebutuhan dan keinginan

Baca Juga: Siap Kampanye Lewat Medsos Demi Incar Pemilih Gen Z, Rano Karno Ogah Tiru Joget Gemoy Prabowo: Gak Bisa, Terlalu Luwes

6. Biasakan menggunakan uang tunai daripada uang kredit

7. Batasi bermain sosmed dan aplikasi belanja online

8. Unfollow influencer atau orang-orang yang kerap pamer kemewahan dan hidup boros

9. Prioritaskan menabung daripada berbelanja

10. Lakukan kegiatan positif dan menyehatkan badan seperti olahraga dan meditasi

11. Temukan support system

12. Apabila kebiasaan doom spending terus meningkat, carilah bantuan profesional, seperti psikolog atau psikiater.

Demikian ulasan tentang pertanyaan apa yang memicu doom spending. Semoga dengan penjelasan di atas, dapat membantu kalian menangani kebiasaan buruk itu.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Load More