Suara.com - Komentar miring ramai dilayangkan kepada Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution yang dengan bangga memakai nama Mulyono. Keduanya pun sampai disebut muka tembok oleh netizen.
Bukan tanpa sebab, putra dan menantu Presiden Jokowi itu tampak santai di tengah gelombang kritik kepada keluarga orang nomor satu di Indonesia.
Pada Selasa (24/9/2024), Kaesang kedapatan memakai rompi 'Anak Mulyono' saat blusukan ke Kampung Barat, Desa Daru, Jambe, Tangerang.
Sementara itu, terbaru Bobby Nasution dengan percaya diri mengenalkan dirinya sebagai menantu Mulyono ketika berkampanye di Tapanuli Selatan. Bobby yang didampingi sang istri Kahiyang Ayu terang-terangan menyebut nama Mulyono.
"Nah inilah anaknya, anaknya yang kalau sekarang orang bilangnya kami ini anak dan menantunya Mulyono," ungkapnya.
Adapun Mulyono adalah nama lahir Joko Widodo atau Jokowi. Karena dulu sempat sakit-sakitan, Mulyono berganti identitas menjadi Joko Widodo. Nama itu digaungkan oleh publik sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Presiden Jokowi.
Ulah Kaesang dan Bobby Nasution yang bangga menggunakan nama tersebut justru membuat keduanya menjadi bulan-bulanan. Bahkan mereka disebut muka tembok oleh sebagian netizen.
Lantas apa itu muka tembok?
Muka tembok diartikan tidak memiliki rasa malu. Sebutan ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang cuek, tak acuh, tidak peduli dengan omongan dan pandangan orang terhadap mereka.
Baca Juga: Bobby Nasution Perkenalkan Diri Sebagai Menantu Mulyono, Auto Dicibir Netizen: Nir Empati
Muka tembok memiliki satu arti dengan muka tebal. Menilik KBBI, kedua istilah tersebut dipakai untuk mencirikan seseorang yang tak tahu malu.
Selain muka tebal, muka tembok memiliki sederet sinonim di antaranya: muka dinding, muka badak, muka terpal, delap, hemoi hingga tebal telinga.
Kaesang dan Bobby Nasution mendapat sebutan tersebut karena dianggap tak berempati dengan keresahan masyarakat akan perpolitikan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan