Suara.com - Pidato Kaesang Pangarep dalam acara Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) di Banjarmasin sedang hangat dibicarakan publik.
Dalam pidatonya di acara tersebut, putra bungsu Presiden Jokowi itu menyinggung soal pentingnya toleransi seorang pemimpin.
"Kalau membahas tentang toleransi, ini intinya itu dari kemauan dari pemimpin itu sendiri," ujar Kaesang Pangarep.
Suami Erina Gudono tersebut menjadikan kakak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai suri tauladan pemimpin yang menjunjung tinggi sikap toleransi.
"Toleransi itu mendatangkan kebaikan dan kesejahteraan, balik lagi di Kota Solo bukan cuma warga muslim, ada warga Kristen, Hindu, Budha, Katolik, tidak mungkin jika hanya mementingkan satu golongan," sambung Kaesang Pangarep.
Meski begitu, pidato Kaesang Pangarep tersebut tidak disambut hangat sejumlah kalangan warganet karena dianggap sebagai status quo semata.
"Jam tangan hampir Rp300 juta," tulis akun @NyaiNeneng, dikutip pada Minggu (29/9/2024).
Berbanding terbalik dari piadatonya, gaya hidup mewah Kaesang Pangarep dianggap tidak toleransi terhadap rakyat. Salah satu di antaranya adalah urusan jam tangan.
Adik ipar Bobby Nasution tersebut pernah memakai jam tangan Rolex edisi GMT Master II Oyster 40 mm Referensi 126711CHNR. Satu unitnya dibanderol seharga Rp272 juta.
Baca Juga: Cek Fakta: Pelantikan Prabowo dan Gibran Diundur Hingga Desember
"Sangat mencerminkan sikap toleransi terhadap rakyat yang 10 tahun dipimpin bapaknya," sambung akun tersebut.
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Hidup sederhana banget, sudah sesuai dengan apa yang selalu ditekankan oleh bokapnya," tulis seorang netizen.
"Ternyata istilah 'money can't buy a class' benar adanya. Pakai apapun, vibes-nya kayak tukang potong kayu gelondongan," tutur netizen lain.
"Di saat semua rakyatnya melarat, gue selalu doa yang jelek sama semua orang yang kayak gini," kata netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Adu Mahal Jam Tangan Erina Gudono Vs Selvi Ananda, Mantu Jokowi yang Suka Kemewahan
-
Sempat Foto Bareng Gibran, Publik Sebut Penangkapan Andrew Andika Cuma Pengalihan Isu Fufufafa?
-
Pakai Ilmu Behavior Neuroscience, Cuitan Fufufafa Disebut Mirip Gejala Skizofrenia, Dokter Tifa: Kirim ke RSJ
-
Cek Fakta: Pelantikan Prabowo dan Gibran Diundur Hingga Desember
-
Tagar #FufufafaAibNasional Rajai Trending di X, Netizen Minta Gibran Klarifikasi
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987