Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Raffi Ahmad, yang dikabarkan memperoleh gelar Doctor Honoris Causa dari Universal Institute of Professional Management (UIPM). Adalah Mohammad Soleh Ridwan yang memberikan gelar ini, dan kini netizen mulai mencari tahu siapa Mohammad Soleh RIdwan tersebut.
Kecurigaan netizen muncul lantaran gelar tersebut diberikan secara mendadak, dengan alasan yang juga tidak meyakinkan. Selain itu beberapa netizen mengulik kondisi kampus tersebut, dan menemukan lebih banyak kejanggalan.
Siapa Mohammad Soleh Ridwan
Mohammad Soleh Ridwan sendiri diketahui tercatat sebagai Presiden UIPM Indonesia. Di beberapa video, ia tampak memberikan gelar kehormatan ini pada Raffi Ahmad. Kecurigaan muncul sebab netizen merasa tidak terlalu mengenal sosoknya.
Jika melihat media sosial yang ia miliki, Mohammad Soleh Ridwan kerap mengunggah kegiatannya di sejumlah negara. Bahkan ia juga terlihat sering berada di markas PBB. Diketahui belakangan bahwa Universal Institute of Professional Management memiliki perwakilan di empat negara berbeda, yakni Thailand, Amerika Serikat, Rusia, dan Indonesia.
Penelusuran dilakukan atas sosoknya di Google Scholar, namun ternyata tidak terdapat rekam jejak sosok Mohammad Saleh Ridwan, yang dikatakan langsung mencetak karyanya dan diserahkan pada pihak PBB untuk dibaca.
Meski demikian namanya banyak tercantum dalam sebagai reviewer di jurnal ilmiah milik mahasiswa UIPM di Google Scholar. Ridwan juga tercatat sebagai anggota di Dewan Pengawas dan Persatuan Advokasi Indonesia Kabupaten Purwakarta.
Tidak banyak yang dapat ditemukan dari sosok ini. Idealnya seorang yang aktif di dunia akademik akan cukup mudah ditemukan datanya, sebab profilnya akan tersimpan jelas pada database terkait dari lembaga pendidikan tempatnya bekerja.
Kampus Diduga Abal-Abal
Penelusuran netizen memang tidak pernah meleset. Ditemukan banyak kejanggalan terkait dengan kampus tersebut, dan bahkan muncul dugaan bahwa kampus ini adalah kampus abal-abal.
Beberapa faktanya adalah bahwa kampus ini tidak dalam dalam PD Dikti sehingga tidak memiliki legalitas jika mereka melaksanakan aktivitasnya di Indonesia. Kampus ini juga tidak ditemukan di data milik BAN-PT, sebagai kampus yang memenuhi syarat dalam memberikan gelar Doctor Honoris Causa.
Baca Juga: Kontroversi Raffi Ahmad dan UIPM, Apakah Gelar Honoris Causa Bisa Diminta?
UIPM juga mengklaim pada situsnya bahwa mereka telah dilindungi oleh Yayasan UIPM, sesuai dengan SK Kemenkumham yang diterbitkan sebelumnya. Padahal setelah ditelusuri, pencarian yayasan ini di situs resmi AHU milik Kemenkumham tidak ditemukan hasil apapun.
Dengan sederet kejanggalan tadi, jelas wajar jika netizen penasaran dan meragukan siapa Mohammad Soleh Ridwan ini. Semoga menjadi artikel yang berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung