- TNI membatalkan perayaan HUT ke-81 di Monas pada 5 Oktober 2026 karena prajurit bertugas menangani bencana.
- Kapuspen Mabes TNI Mayjen Muhammad Nas mengonfirmasi pengalihan upacara sederhana ke Kompleks Mabes TNI Cilangkap.
- Atraksi megah sailing pass di Teluk Jakarta serta parade 520 alutsista resmi ditiadakan akibat situasi tersebut.
Suara.com - TNI memutuskan untuk membatalkan puncak peringatan HUT ke-81 yang sedianya digelar meriah di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 5 Oktober 2026 mendatang.
Langkah ini diambil lantaran ribuan prajurit tengah diterjunkan langsung di garis depan dalam penanganan bencana di berbagai wilayah.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, mengonfirmasi perubahan agenda besar tersebut saat ditemui di Jakarta, Selasa (23/9/2026).
“Banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana,” kata Nas.
Dampak dari keputusan ini, atraksi megah sailing pass di Teluk Jakarta yang sebelumnya dijadwalkan pada 4 Oktober 2026 juga resmi ditiadakan.
Padahal, parade alutsista dan kapal perang tersebut direncanakan menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian perayaan tahun ini.
Sebagai gantinya, upacara peringatan HUT ke-81 TNI akan dialihkan ke Kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
“Upacara HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Mabes TNI secara sederhana, namun tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan,” ujar Nas.
Sebelum pembatalan ini, TNI sebenarnya telah merancang perayaan skala besar di kawasan Monas.
Rencana awal mencakup defile spektakuler yang siap memamerkan 520 unit alat utama sistem senjata (alutsista) serta kendaraan tempur.
Tak hanya parade militer, TNI juga sempat menyusun beragam agenda olahraga dan kegiatan kemasyarakatan di Monas untuk mendekatkan diri dengan rakyat—termasuk ajang TNI Fun Run yang telah sukses diselenggarakan pada 20 September 2026 lalu. (Antara)