Suara.com - Adu gaji Yolla Yuliana dan Megawati Hangestri menjadi topik pembahasan menarik usai Yolla resmi bergabung dengan klub Tokyo Sunbeams untuk musim 2024/2025, menambah daftar prestasinya yang gemilang.
Di sisi lain, Megawati Hangestri, yang sebelumnya bergabung dengan klub Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Korea Selatan, juga mencuri perhatian karena pencapaiannya, termasuk besaran gaji yang diterimanya.
Lantas, berapa gaji yang diterima oleh dua atlet voli kebanggaan Indonesia tersebut usai sama-sama membela klub luar negeri? Simak ulasannya berikut ini.
Adu Gaji Yolla Yuliana vs Megawati Hangestri
Yolla Yuliana resmi diperkenalkan oleh Tokyo Sunbeams pada 3 September 2024. Ia dikontrak oleh klub Jepang tersebut selama satu musim kompetisi atau sekitar tujuh bulan.
Sebelumnya, Megawati sudah lebih dahulu mengukir prestasi di Korea Selatan. Diperkirakan, gaji Yolla mendekati besaran yang diterima Megawati pada awal karier internasionalnya.
Menurut Wibi Anhari, agen yang memfasilitasi kepindahan Yolla ke Tokyo Sunbeams, gaji Yolla tentu tidak sebesar pemain kelas dunia seperti Bartosz Kurek, yang pernah menjadi pemain asing dengan bayaran tertinggi di Liga Jepang, mencapai Rp10 miliar per musim.
Walaupun rincian gajinya belum diumumkan secara resmi, diperkirakan Yolla menerima sekitar Rp1,5 miliar per musim, setara dengan gaji pemain asing lainnya di Liga 2 Jepang. Sebagai contoh, pemain voli asal Kamboja, Veasna Vourn, pernah menerima tawaran serupa dari klub Liga 2 Jepang.
Sementara itu, Megawati Hangestri memulai karirnya dengan Red Sparks di Korea Selatan dengan gaji sekitar USD 100.000 atau Rp1,5 miliar pada musim pertamanya.
Pada musim kedua, gaji atlet asal Jember tersebut meningkat menjadi USD 150.000, atau sekitar Rp2,4 miliar. Kenaikan ini menandakan performa Megawati yang terus membaik di lapangan.
Baca Juga: Profil Yolla Yuliana, Ikuti Jejak Megawati Hangestri Gabung Klub di Luar Negeri
Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa gaji Megawati saat ini lebih tinggi dibandingkan Yolla, mengingat Megawati sudah memasuki musim keduanya di Korea Selatan dan telah mengalami kenaikan gaji.
Meski demikian, gaji Yolla Yuliana tetap bersifat kompetitif. Jika performanya terus meningkat, gajinya pun berpotensi naik di masa depan. Keduanya membuktikan bahwa atlet voli Indonesia mampu bersaing di liga internasional dengan pendapatan yang signifikan, meski terdapat perbedaan gaji.
Demikianlah ulasan mengenai adu gaji Yolla Yuliana vs Megawati Hangestri, yang saat ini sama-sama membela klub voli luar negeri.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah