Suara.com - Psikolog, A. Kasandra Putranto, menekankan pentingnya kesehatan mental dalam membentuk generasi muda yang sehat secara fisik, terutama dalam persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kondisi mental yang sehat memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan fisik.
"Berdasarkan riset, kesehatan mental lebih penting daripada kesehatan fisik. Pikiran memiliki efek kimiawi terhadap tubuh, dan kesehatan mental adalah pendorong utama untuk kesehatan fisik," kata Kasandra, Kamis (10/10/2024).
Kasandra menjelaskan bahwa untuk mempersiapkan generasi yang sehat secara mental, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan orang tua, pendidik, pembuat kebijakan, serta masyarakat luas.
Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain adalah pendidikan karakter dengan menanamkan nilai empati, kesadaran diri, dan pengaturan emosi pada anak sejak usia dini.
Kesehatan mental anak-anak, menurutnya, harus didukung oleh literasi (pemahaman dan pengetahuan) yang baik, baik bagi orang tua maupun pendidik. Hal ini bisa dicapai melalui program pelatihan, lokakarya, dan kampanye yang bertujuan untuk mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan mental sejak awal.
"Selain itu, penting bagi lingkungan keluarga dan sekolah untuk menciptakan suasana yang mendukung, dengan komunikasi terbuka dan empati, guna membentuk hubungan positif antara anak, orang tua, dan pendidik," kata Kasandra.
Ia juga menekankan perlunya akses mudah ke layanan kesehatan mental seperti konseling dan terapi, serta pentingnya meningkatkan jumlah tenaga profesional di bidang ini.
Menurutnya, menghilangkan stigma (pandangan negatif) terkait kesehatan mental dan mempromosikan layanan yang terjangkau akan membantu masyarakat lebih terbuka untuk mencari bantuan.
Dalam rangka Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober, Kasandra menegaskan bahwa menjaga kesehatan mental dapat membantu mencegah berbagai penyakit fisik. Depresi, misalnya, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke.
Sebaliknya, penyakit kronis yang muncul dari kebiasaan hidup yang buruk juga dapat memicu depresi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pikiran tetap positif agar tubuh dapat menghasilkan zat kimia seperti oksitosin, serotonin, dan dopamin, yang berperan dalam menciptakan perasaan rileks dan kesejahteraan.
Berita Terkait
-
Peduli Kesehatan Mental Remaja, HIMPSI Gelar Sosialisasi di SMAN 3 Jambi
-
Apa Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025? Ini Maknanya
-
10 Oktober 2025 Hari Apa? Simak Daftar Peringatan Penting Hari Ini
-
Cara Ajarkan Anak Puasa yang Menyenangkan, Ini Tips dari Psikolog
-
Jangan Cerai Saat Emosi, Ini Kata Psikolog
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing